Jelang Nataru, Patroli Jalur Darat dari Surabaya ke Banyuwangi Dipastikan Siap

Jelang Nataru, Patroli Jalur Darat dari Surabaya ke Banyuwangi Dipastikan Siap

Banyuwangi, Jawa Timur – Setelah menempuh perjalanan darat selama enam jam, rombongan sepeda motor Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, tiba di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, pada Senin siang.

Patroli motor yang dimulai dari Mapolda Jatim ini sengaja dilakukan untuk memastikan jalur darat dari Surabaya ke Banyuwangi, yang diprediksi ramai dilalui kendaraan saat libur Nataru, benar-benar siap.

Kegiatan ini merupakan tahap awal sebelum Operasi Lilin Semeru yang akan digelar mulai 22 Desember hingga 2 Januari 2024.

Selain mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru dengan melibatkan 13 ribu personel Polri, jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur juga memastikan keamanan perjalanan warga selama libur Nataru. Dari data nasional, sekitar 16 juta warga diperkirakan akan bergerak di Jawa Timur selama libur Nataru. Salah satunya akan melintasi Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pulau Bali.

Khusus di Pelabuhan Ketapang, Polresta Banyuwangi bersama ASDP Ketapang telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang akan menyeberang ke Bali. Salah satunya dengan penambahan kapal berkapasitas besar. Sementara di Pelabuhan Ketapang yang diprediksi akan padat kendaraan saat Nataru, personel tambahan Kepolisian, termasuk Brimob, akan disiagakan di setiap titik rawan pelabuhan, termasuk di dalam posko terpadu Nataru di dalam pelabuhan.

Khusus di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Kapolda Jatim juga meninjau langsung proyek Jembatan Wongsorejo. Di titik ini, Kapolda Imam Sugianto memastikan akses jalan ke Banyuwangi sudah normal. Wisatawan yang akan menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang tidak akan terganggu lagi dengan kemacetan perbaikan jembatan. Polisi memastikan kondisi terakhir proyek jembatan secara keseluruhan lancar, sehingga kendaraan dari dua arah bisa melintas dengan normal.