Beranda Regional Kediri Jelang Natal Dan Tahun Baru Inflasi Di Kota Kediri Meningkat

Jelang Natal Dan Tahun Baru Inflasi Di Kota Kediri Meningkat

38
0

Kenaikan harga bahan makanan yang terjadi jelang hari natal dan tahun baru berdampak terhadap peningkatan laju inflasi di Kota Kediri Jawatimur pada bulan November tahun ini. Pemerintah Kota Kediri bersama tim pengendali inflasi daerah, T-P-I-D, melakukan berbagai langkah untuk menstabilkan tingkat inflasi dengan cara menjamin keberadaan stok pangan dan kestabilan harga.

Tingkat inflasi di Kota Kediri Jawatimur pada bulan November tahun 2018 sebesar nol koma 4 persen lebih tinggi dari bulan sebelumnya yaitu nol koma 16 persen. Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya harga bahan makanan.

Badan Pusat Statistik, BPS, setempat mencatat, tingkat inflasi Kota Kediri mulai akhir bulan November meningkat disebabkan banyak harga kebutuhan pangan yang naik. Bahan pangan terbesar penyumbang inflasi ada pada komoditas daging ayam, bawang merah dan beras. Walaupun begitu, persentase inflasi di Kota Kediri tetap dibawah tingkat inflasi nasional.

Terkait hal ini, pemerintah Kota Kediri bersama TPID melakukan berbagai langkah dalam menjamin keberadaan stock pangan dan menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang hari natal dan tahun baru.

Mengingat setiap menjelang akhir tahun, dan menghadapi momen dan liburan anak sekolah serta hari besar keagamaan nasional, sudah bukan rahasia lagi nilai belanja masyarakat untuk kebutuhan pokok meningkat. Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar menghimbau masyarakatselalu bijak dalam berbelanja terutama untuk kebutuhan sehari-hari.

Meskipun bulan ini meningkat, tetapi inflasi di kota kediri termasuk stabil. Oleh sebab itu, TPID yang terdiri dari pemerintah daerah bersama satuan kerja terkait, Bank Indonesia perwakilan Kediri, Badan Pusat Statistik, Badan Urusan Logistik dan Kepolisian terus dilakukan pemantauan harga dan stok secara on site maupun off site.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here