Beranda Berita Jagung Mahal Peternak Ayam Petelur Terancam Gulung Tikar

Jagung Mahal Peternak Ayam Petelur Terancam Gulung Tikar

53
0

Harga jagung di Kabupaten Blitar, kian meroket. Akibatnya sejumlah peternak ayam petelur mengaku rugi, karena biaya operasional yang dikeluarkan tak sebanding dengan harga telor di pasaran. Jika hal ini terus berlangsung, tidak menutup kemungkinan peternak akan gulung tikar. Sejak tiga bulan lalu, harga jagung di kabupaten semakin tidak terbeli. Dari harga 3.900 per kilo, naik menjadi 5.000 per kilo, bahkan kini nail lagi menjadi 5.850 per kilo. Akibatnya sejumlah peternak ayam petelor mengaku rugi, karena biaya operasional yang dikeluarkan tak sebanding dengan harga telur di pasaran. Hal ini seperti yang di alami partini, salah satu peternak ayam petelur asal Desa Tawangsari, Kecamatan Garum. Partini mengaku, harga jagung dirasa terlalu mahal, sehingga berpengaruh pada kelangsungan usahanya. Ia berharap kepada pemerintah, agar segera turun tangan agar harga jagung kembali normal. Jika tidak, peternak tak akan sanggup dan tarancam gulung tikar. Hal ini diperparah dengan pergantian cuaca, sehingga intensitas telur ayam berkurang dan mudah terserang penyakit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here