Beranda Berita Inovasi Sensor Pendekteksi Kebakaran Hutan

Inovasi Sensor Pendekteksi Kebakaran Hutan

32
0

Luasnya hutan di kawasan Indonesia tak hanya memberikan dampak terjaganya ekosistem serta terjaganya kebersihan udara nusantara , namun juga memunculkan resiko terjadinya kebakaran khususnya di puncak musim kemarau saat ini .

Demi mengurangi resiko terjadinya kebakaran inilah , sekelompok mahasiswa Universitas Brawijaya Malang , mencipta sebuah alat pendeteksi munculnya titik api , dan sekaligus mengirimkan sinyal bahaya melalui sistem android secara real time .

Badan Nasional Penanggulangan Bencana , BNPB mencatat , sedikitnya telah terjadi 2 ribu 7 ratus 10 bencana di sepanjang tahun 2017 hingga akhir bulan juli 2019 ini. 112 diantaranya merupakan musibah kebakaran hutan , dengan luasan lebih dari 400 hektar .

Sebabagai upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap musibah kebakaran hutan , terutama selama musim kemarau yang puncaknya bakal terjadi pada bulan agustus ini, sekelompok mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang , mencipta sebuah teknologi pendeteksi bencana kebakaran memanfaatkan teknologi aplikasi berbasis android .

Alat ini, kini dikenal sebagai disaster detection technology , atau disebut sebagai distech. Teknologi terbaru ini terbagi dalam 2 bagian utama , masing-masing sensor node dan server node .

Sensor node terdiri dari sensor api , sensor gas , serta sensor suhu , yang nantinya diletakkan di titik-titik tertentu di dalam hutan , yang ditengarai memiliki resiko tinggi terjadinya kebakaran . Sementara server node , diletakkan di pinggir hutan atau kawasan pemukiman warga , yang terjangkau ja ringan internet .

Jika muncul api , data yang terbaca oleh sensor node , akan dikirimkan ke server node menggunakan jaringan frekuensi radio , lora. Sistem distech kemudian mengirimkan data tersebut menggunakan sistem point to point , untuk mengaktifkan kinerjanya .

Sementara data yang sudah terkoneksi ke server node , kemudian diunggah ke perangkat komputer atau telepon pintar operator , melalui sistem android dan jaringan internet , secara real time .

Data akhir inilah , yang kemudian memberikan peringatan dini kepada pihak operator , munculnya titik api dan posisi pasti lokasi kebakaran , untuk segera dapat dipadamkan tim relawan .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

8 + 2 =