Beranda Berita Inflasi Kota Malang Tertinggi Kedua di Jatim

Inflasi Kota Malang Tertinggi Kedua di Jatim

24
0

Badan Pusat Statistik, B-P-S Kota Malang, Jawa Timur mendata pada November 2018, di kota ini mengalami inflasi sebesar 0,37 persen. Angka itu dinilai lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya, yang ada pada angka 0,30 persen.

Menurut kepala BPS Kota Malang, Dwi Handayani di Malang Senin, dilihat dari kelompok pengeluaran penyebab terjadi inflasi di Kota Malang disumbangkan dari kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan merupakan yang tertinggi, yakni sebesar 1,31 persen. Kemudian diikuti oleh bahan makanan, sebesar 0,48 persen, dan sandang sebesar 0,16 persen.

Selain itu, inflasi di Kota Malang, juga disumbang dari sektor lain, seperti minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,08 persen. Sedangkan sektor perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar menyumbang 0,06 persen. Sementara untuk pendidikan, rekreasi dan olahraga tidak mengalami inflasi, serta kelompok kesehatan deflasi 0,07 persen.

Menurut Dwi, komoditas utama penyumbang inflasi Kota Malang pada November, adalah angkutan udara dengan kenaikan 10,17 persen, dan memiliki andil 0,19 persen.
Bawang merah naik 14,84 persen, dengan andil 0,04 persen, dan daging ayam ras naik 2,11 persen, dengan andil 0,28 persen. Untuk komoditas penghambat inflasi, antara lain cabai merah yang turun 6,97 persen, bawang putih turun 3,19 persen, kopi bubuk turun 2,02 persen, dan kentang turun 3,77 persen.

Dwi Handayani, Kasi Statistik Distribusi, BPS Kota Malang mengatakan, “Misalnya harga pangan saja yang naik mungkin tid ak terlalu tinggi.cuman nanti kalau dibarengi harga pesawatnya naik,misal nya nanti kemudian ada harga transport lain yang naik,nah ini yang nanti bisa tinggi nanti.sekarang ini kan lagi musim hujan,yang patut diwaspadai mungkin sayur mayor,cabe,kan cepat busuk.kita nanti ada momen natal dan tahun baru,liburan sekolah.nah itu mungkin bisa memicu naik”.

Untuk inflasi tahun kalender januari, hingga November 2018 sebesar 2,31 persen, dan untuk Year On Year atau Y-O-Y sebesar 2,81 persen. Di Jawa Timur, Kota Malang adalah kota dengan inflasi tertinggi kedua, setelah Kediri yang mengalami inflasi sebesar 0,40 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here