Beranda Berita Hikayat Tas Buatan Popon yang Mendunia Sampai Jerman

Hikayat Tas Buatan Popon yang Mendunia Sampai Jerman

124
0

Alfin Asad Nasrudin, atau Popon, menyulap kamar kosnya menjadi workshop produksi tas. Mahasiswa Solo ini memanfaatkan ruang seadanya untuk membuat barang yang dijual ke mancanagara sampai Jerman. Tas- tas cantik mulai dari messenger bag, sling bag, sampai ransel backpack diproduksi Alfin Asad Nasrudin. Mahasiswa asal Solo ini akrab dipanggil Popon. Popon memproduksi tas warna warni nan menarik dalam berbagai model kekinian, sesuai permintaan pelanggan. Popon membuat semua tas cantik ini di kamar kosnya. Mahasiswa desain komunikasi visual isi surakarta ini, mengerjakan semua tahap produksi. Mulai dari menggambar pola, memotong, sampai menjahit tas. Setelah dua tahun berbisnis dan meraih untung, Popon bisa membeli dua mesin jahit modern. Dengan dua mesin jahit itu produksi pun jadi meningkat, sampai sepuluh tas dalam satu hari.  Dia menjual produknya secara online, sehingga pembeli pun jauh melintasi batas negara, ke mancanagara, sampai Jerman. Alfin Asad Nasrudin – Pembuat Tas Handmade, “Kalo dari bahan, dari dulu itu dari kanvas, terus sekarang itu bisa ke kulit, terus cordura, macam-macam sih kalo bahan, kadang tergantung sama peminat konsumennya itu. Untuk modelya ada yang wasbag, slingbag, backpack, terus shoulderbag, messenger, satchel bag banyak sih kalo modelnya” Harga tas buatan popon ini berkisar antara seratus ribu rupiah hingga lima ratus ribu rupiah, tergantung tingkat kerumitan desain. Dalam sebulan, popon punya omset jutaan rupiah. Popon igin suatu saat nanti memiliki workshop yang lebih besar, untuk memamerkan produknya, dan tempat belajar menjahit dan berbisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

49 − 39 =