Beranda Berita Hasil Verifikasi Pt Lib, Stadion Brawijaya Masih Banyak Kekurangan

Hasil Verifikasi Pt Lib, Stadion Brawijaya Masih Banyak Kekurangan

42
0

PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan verifikasi terhadap Stadion Brawijaya Kota Kediri.verivikasi dilakukan di markas Persik Kediri sebagai bentuk nantinya persik mengarungi kompetisi liga 2 musim ini. Dari seluruh aspek kelayakan yang dinilai,PT LIB melihat masih banyak kekurangan yang harus dipenuhi oleh Persik Kediri sebelum kick off bergulir. Didampingi Purwanto,sebagai penanggung jawab lapangan,Widodo,Ketua Panpel serta Canda Adi Surya, media officer Persik Kediri, dua perwakilan PT LIB meninjau seluruh bagian stadion sebagaimana aspek kelayakan untuk menggelar sebuah pertandingan. Mulai dari kondisi lapangan, pagar, fasilitas stadion seperti lampu, ruang ganti pemain, ruang wasit,hingga ruang prescon, serta medis. Meski masih terbilang layak,namun dari hasil pengecekan, tim masih menemukan beberapa catatan. Seperti toilet di ruang ganti pemain hingga pagar yang rusak di laga uji coba menghadapi persita kemarin. Somad staf kompetisi PT LIB mengatakan7 kekurangan ini yang harus segera dipenuhi oleh manajemen klub persik kediri sebelum kompetisi bergulir, 15 Juni 2019 nanti.dan 31 Mei pihaknya akan meminta report dari Persik Kediri terhadap apa-apa yang sudah diperbaiki. Lebih lanjut menurut panpel Persik Kediri, catatan yang diberikan oleh tim verifikator tersebut,antara lain meliputi tempat kencing berdiri (urinoir) diruang ganti pemain,meja tribun media,tempat untuk wawancara pemain di lorong menuju ruang ganti,medis untuk penonton, rumput, serta lampu yang masih mati dibeberapa bagian. Widodo ketua panpel berjanji akan segera memenuhi hal itu. Karena saat ini sejumlah pekerja tengah melakukan pengerjaan yang ditargetkan akan rampung akhir mei nanti. Meliputi pagar, papan nama,termasuk mengecek kondisi lampu dan rumput stadion. Sementara itu di kompetisi liga 2 2019, macan putih menargetkan mampu di papan atas. Dengan komposisi tim yang merata, persik optimis tak sekedar mampir dan bertahan di kasta kedua tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 1 = 9