Harga LPG Nonsubsidi Mengalami Kenaikan Distributor Khawatir Pihak Tak Bertanggung Jawab

Pasuruan – Harga LPG Nonsubsidi Mengalami Kenaikan, Distributor Khawatir Dimanfaatkan Pihak Tak Bertanggung Jawab Harga LPG nonsubsidi di Pasuruan mulai mengalami kenaikan. Hal ini imbas dari kebijakan pemerintah yang kembali menaikkan harga LPG nonsubsidi, baik untuk kemasan 5,5 kilogram maupun 12 kilogram sejak dua hari lalu. Para agen distributor di Pasuruan pun mengeluh karena mahalnya LPG nonsubsidi karena para pembeli mulai beralih untuk membeli gas melon 3 kg.

Kenaikan ini disebut akan memicu migrasi pengguna LPG nonsubsidi ke LPG subsidi. Dwi Hardono, distributor LPG, PT Petrolindo Mitra Gas, Pasuruan mengatakan pada Senin (28/2/2022) bahwa Selisih harga dengan LPG subsidi mencapai tiga kali lipat.

Pihaknya khawatir kondisi ini rentan dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan pengoplosan dari tabung LPG subsidi ke tabung nonsubsidi. Dwi sendiri mengatakan ia sudah menjual LPG nonsubsidi dengan harga baru. LPG nonsubsidi 12 kg seharga Rp 189 ribu, sebelumnya Rp 165 ribu. Untuk tabung 5,5 kg dijual Rp 90 ribu, sebelumnya Rp 78 ribu.

Banyak yang terkejut dengan kenaikan yang terjadi. Para pembeli ada yang tetap beli, namun tak jarang pembeli tersebut kembali karena membawa uang pas dengan harga lama. Tapi secara umum penjualan masih normal. (red)