Hama Petek Serang Ribuan Batang Tanaman Cabai

82

Blitar – Di balik harga cabai yang melambung tinggi, petani justru mengeluh akibat tanaman cabainya banyak terserang hama petek. Petani terancam merugi sebab cabai yang seharusnya bisa dipanen justru busuk dan mengering di pohon.

Harga cabai di pasaran melambung tinggi yang sebelumnya hanya kisaran Rp. 10.000 hingga Rp. 12.000 per kilogram, kini menyentuh harga Rp. 55.000 per kilogram.

Namun, harga cabai tersebut tidak sepenuhnya membuat petani cabai di Kabupaten Blitar bahagia. Pasalnya  ribuan batang tanaman cabai terserang hama petek.

Sugianto, petani asal Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar mengatakan serangan hama cabai ini terjadi sejak sebulan terakhir menyebabkan cabai busuk dan mengering. Akibatnya cabai tidak bisa dipanen dan kondisi ini membuat petani resah karena terancam gagal panen.

Untuk mengurangi kerugian, cabai yang masih berwarna hijau terpaksa harus dipanen dini, karena jika terlambat akan busuk dan kemudian rontok. Petani menduga hama cabai petek terjadi akibat cuaca akhir – akhir ini.

Sugianto juga mengeluhkan kondisi ini, pasalnya 5.000 batang pohon cabai miliknya hampir 90 persen mati terserang hama patek. Dirinya  sempat berupaya mengobati tanaman yang terkena hama namun tidak membuahkan hasil. Bahkan ia berencana mengganti tanaman cabai miliknya dengan tanaman lain yang lebih menguntungkan. (sr)