spot_img
Sabtu, Maret 14, 2026
Beranda Aceh Gubernur Aceh: Hadapi Pandemi dengan Ikhtiar dan Do’a serta Saling Memaafkan

Gubernur Aceh: Hadapi Pandemi dengan Ikhtiar dan Do’a serta Saling Memaafkan

310
Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, beserta Pejabat dilingkup Setda Aceh lainnya saat mengikuti zikir dan doa bersama memohon dijauhkan dari wabah dan bencana Covid-19 yang diikuti oleh seluruh ASN Pemerintah Aceh secara virtual, dari Ruang Potensi Daerah Setda Aceh, Senin (26/7/2021).

Banda Aceh – Dalam menghadapi pandemi, ikhtiar dan usaha keras terus berbagai pihak lakukan. Selain itu, dzikir dan do’a sebagai bentuk penghambaan dan penyerahan diri kepada Allah, Sang Maha Pencipta, juga terus senantiasa terpanjatkan. Namun, semua itu belum cukup. Sebagai hamba yang tak luput dari salah dan dosa, setiap insan juga harus saling memaafkan. Hal tersebut tersampaikan oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam sambutannya usai mengikuti dzikir dan do’a bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Aceh. Kegiatan ini rutin terlaksana setiap pagi, sebelum memulai aktivitas kedinasan, Senin (26/7/2021).

“Ikhtiar dan usaha keras serta dzikir dan doa terus kita lakukan. Selain itu, sebagai manusia kita tentu harus pula saling memaafkan. Mulai dari Saya, sebagai pimpinan daerah, saya berharap masyarakat dapat menerima dan menjalankan secara ikhlas setiap kebijakan. Sebagai manusia tentu ada khilaf dan kealpaan yang saya lakukan. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini saya mohom maaf. Terakhir, hanya kepada Allah kita memohon ampunan dan pertolongan,” kata Gubernur.

Gubernur menjelaskan, dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, penanganan dan pencegahannya harus terlaksana pada dua arah atau dua level. Yaitu level kemanusiaan dan level ketuhanan.

“Dengan kerja keras,  Insyaallah kita akan mampu menghadapi pandemi ini. Kerja kita harus lebih keras, do’a kita harus lebih banyak lagi. Selain itu, kesadaran bersama juga harus bangkit. Mari secara bersama kita hilangkan sakwasangka. Bangkit dan bekerja secara bersama dan jangan lupa untuk terus memanjatkan doa,” ujar Nova berpesan.

Gubernur juga berpesan kepada para ASN untuk terus mematuhi dan mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan dan mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, agar kekebalan kelompok atau herd immunity segera terbentuk.

Hari ini, tercatat sebanyak 436 partisipan mengikuti dzikir dan do’ bersama, dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan. Setiap partisipan berjumlah 10 hingga 20 peserta. Di Setda Aceh, dzikir diikuti oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar AP, para Staf Ahli Gubernur dan para Kepala Biro, di jajaran Setda Aceh.(*/red)