Connect with us

Jawa Timur

Fokus penanganan stunting kepala dinas Sosial Kabupaten Kediri Meresmikan Program Centing

Diterbitkan

pada

Kediri – Dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Dinas Sosial Kabupaten Kediri meresmikan program CENTING (cegah dan tangani stunting) secara virtual melalui zoom (07/10).

Kegiatan ini di ikuti oleh 236 SDM PKH kabupaten Kediri. Terdiri dari 229 pendamping Sosial PKH yang tersebar di seluruh kecamatan se-kabupaten Kediri. 3 Koorkab, 4 APD, koordinator PKH regional Jatim 2 Bapak Machbub Alfarabi. Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas P2KB & P3A, Widya Iswara Bapak Achmad Buchory. MA dari BBPPKS regional 3 Yogjakarta, komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur ibu Hj Wara S Renny Pramana yang terkonfirmasi sebelumnya bisa hadir. Namun ada kegiatan mendadak sehingga tidak dapat ikut join zoom.

Program centing ini di gagas oleh PPKH (Pelaksana Program Keluarga Harapan) Kabupaten Kediri dan mantan SDM PKH. Mereka tergabung dalam yayasan keluarga harapan yang bertujuan untuk menekan angka stunting di kabupaten Kediri.

Wakil Bupati Ibu Dewi Maria Ulfa dalam sambutanya melalui video yang di rekam sebelumnya menyampaikan. Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk program centing ini dengan harapan dapat mengurangi angka stunting yang saat ini masih di atas 10rb kasus di kabupaten Kediri.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Drs. Suharsono, M.Pd menyampaikan program centing merupakan usaha dimana melalui kegiatan kelompok PKH yang bersinergi dengan berbagai dinas terkait optimis akan dapat berhasil dan dapat menekan stunting di kabupaten Kediri.

Lebih lanjut dalam program centing yang terdekat adalah mengadakan gerakan Gemass (gerakan minum asi eksklusif dan susu segar) pada tanggal 9 Oktober di desa medowo kandangan.

Selain gemass nantinya juga ada GEYATRI gerakan budidaya karang kitri, GEMA IBU AYU gerakan makan ikan buah dan sayur, GESIT gerakan stimulasi pada anak, GEBER gerakan bersih diri dan lingkungan, tutur Suharsono.(red)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Bencana Angin Kencang Melanda Wilayah Jember, Pohon Tumbang Timpa Mobil

Diterbitkan

pada

Pohon tumbang menimpa sebuah mobil yang diparkir di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Jember, Rabu (27/10/2021). (ANTARA/Zumrotun Solichah)

Jember – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo mengatakan bencana angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang terjadi di 10 lokasi yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu siang hingga sore hari.

“Sejumlah pohon tumbang di beberapa lokasi akibat angin kencang dan salah satunya di Jalan Ahmad Yani Jember yang menimpa sebuah mobil yang diparkir di tepi jalan,” katanya di Jember.

Berdasarkan data, lokasi pertama pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari yang menutup sebagian akses jalan raya setempat, kemudian lokasi kedua di Jalan Ahmad Yani terdapat sebuah pohon trembesi berdiameter 80 cm tumbang menimpa mobil hingga mengalami rusak sedang.

Lokasi ketiga di Jalan Sumatera yang berada di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, selanjutnya lokasi keempat di depan ruang terbuka hijau di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates.

Pohon tumbang juga terjadi di depan SMA Negeri 5 Jember yang berada di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang. Lokasi keenam di Jalan Mohammad Yamin di depan Perumahan Taman Anggrek yang berada di Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates.

Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari; Desa Pontang di Kecamatan Ambulu, Desa Garahan di Kecamatan Silo, dan lokasi terakhir di Kelurahan/Kecamatan Patrang.

“Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil di Jalan Ahmad Yani dan beberapa lokasi lainnya, sehingga akses jalan kembali normal,” katanya.

Heru mengatakan tidak ada korban jiwa dalam bencana angin kencang yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Jember tersebut, namun pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati.

Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai angin kencang pada perubahan musim kemarau ke musim hujan, sehingga menghindari pepohonan yang cukup tinggi dan tempat-tempat yang mudah ambruk akibat angin kencang.

Sementara Kasat Samapta Polres Jember AKP Eko Basuki Teguh A mengatakan pihaknya membantu BPBD Jember untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil dan mengatur lalu lintas.

“Kondisi jalan berangsur normal setelah upaya petugas membersihkan pohon yang tumbang sekitar 30 menit karena kami langsung menuju lokasi bencana setelah mendapat laporan dari warga,” katanya.(antara/*)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: