FESTIVAL JAMU NUSANTARA: 1.300 Peserta Bakul Jamu Gendong Pecahkan Rekor MURI

Kota Madiun – Jamu, minuman tradisional Indonesia yang telah lama melahirkan khasiat bagi kesehatan, kembali menjadi sorotan dalam Festival Jamu Nusantara di Kota Madiun. Acara yang digelar di Pahlawan Street Center (PSC) pada Sabtu, 4 November 2023, berhasil mencatat prestasi luar biasa dengan mengumpulkan 1.300 peserta Bakul Jamu Gendong, yang membuatnya mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Parade Jamu Gendong di Kota Madiun bukan hanya sekadar perayaan kuliner, melainkan juga menjadi wadah untuk memahami lebih dalam nilai-nilai tradisional yang terkandung dalam jamu. Acara ini juga menjadi sarana penting untuk memperkenalkan budaya Nusantara kepada masyarakat luas.

Walikota Madiun membuka secara resmi parade dengan mengenakan pakaian khas lurik sambil menggendong bakul jamu di belakangnya. Peserta Bakul Jamu kemudian mengikuti kirab yang mengelilingi Kota Madiun dengan rute melalui Jalan Pahlawan, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Dr. Soetomo, sebelum kembali ke PSC. Keikutsertaan 1.300 bakul jamu dalam parade ini menjadikan Madiun sebagai yang terbanyak di Indonesia bahkan di dunia, meraih pengakuan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Walikota Madiun, Maidi, berbicara tentang signifikansi acara ini, “Parade Jamu Gendong di Madiun ini tidak hanya mencetak rekor MURI, tetapi juga menjadi momen bersejarah dalam menjaga warisan budaya Indonesia yang tak ternilai harganya. Kami juga berharap acara ini akan mendorong perkembangan sektor pariwisata di Kota Madiun, yang semakin mendunia.”

Ketua Koperasi UMKM Indonesia Sejahtera (KOMINDO), Imlahyudin, menambahkan, “Kota Madiun berhasil melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Kota Semarang sekitar 10 tahun lalu dengan 1.058 peserta. Ini adalah pencapaian yang membanggakan dan mengukuhkan posisi Madiun dalam mewarisi budaya jamu yang kaya akan nilai-nilai tradisional.”

Festival Jamu Nusantara di Kota Madiun bukan hanya menghidupkan kembali tradisi jamu, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa budaya Indonesia memiliki daya tarik yang kuat, mampu mempererat rasa kebersamaan, serta meraih pengakuan internasional. Acara ini tidak hanya memecahkan rekor MURI, tetapi juga membuka peluang baru bagi perkembangan pariwisata dan kebudayaan di Kota Madiun.