Connect with us

Kediri

Dua Jambret Dihakimi Massa Nyaris Tewas

Diterbitkan

pada

Dua Jambret Dihakimi Massa Nyaris Tewas

Dua Jambret Dihakimi Massa Nyaris Tewas

Dua jambret yang sempat dihakimi oleh massa hingga nyaris tewas. pasalnya kedua jambret tersebut, membuat korban mengalami kecelakaan hingga satu orang tewas dilokasi kejadian. Selasa malam, 28 April 2020.

Kecelakaan beruntun yang diawali adanya kejahatan penjambretan, terjadi di Jalan Kapten Tendean Lingkungan Bence, Kelurahan Ngronggo Kota Kediri.

Dalam insiden kecelakaan itu, satu korban penjambretan seorang perempuan meninggal di lokasi kejadian dan dua perempuan serta satu laki laki, dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Korban yang meninggal dunia, dievakuasi unit laka lantas ke rumah sakit bhayangkara kediri.

Satu jambret putut cs warga kelurahan tosaren yang juga seorang residivis dengan kasus yang sama, malam itu juga berhasil diamankan oleh petugas kepolisian dan juga sempat menjadi bulan bulan massa.

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Hukum dan Ham

Rekonstruksi Pembuang Bayi Oleh Ibu Kandungnya

Diterbitkan

pada

Adegan saat pelaksanaan rekonstruksi bayi oleh ibu kandung. Dok: tangkapan layar Redaksi Madu TV.

Kediri – Tim penyidik Polres Kediri Kota, mengelar rekonstruksi ibu yang tega membuang bayinya sendiri. Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku memperagakan sebanyak 34 reka adegan. Diawali dengan pelaku melahirkan di dalam kamar mandi rumahnya, menyumpal mulut bayinya hingga pelaku membuangnya ke sungai.

Rekonstruksi pembuang bayi Marsela warga Kelurahan Banjaran Kecamatan Kota Kediri. Dalam rekonstruksi, pelaku memperagakan sebanyak 34 reka adegan.

Pelaku marsela 19 tahun tersebut, tega membunuh bayi kandungnya, karena terduga malu hamil dan melahirkan anak di luar nikah. Pelaku juga tampak menangis saat memperagakan reka adegan bayi kandungan yang ia buang ke Sungai Kresek.

Reka adegan pelaku awali dengan adegan saat pelaku melahirkan di kamar mandi rumahnya. Pelaku yang panik kemudian menyumpal mulut bayi yang baru terlahir dengan plastik pembalut wanita. Setelah bayinya tidak bergerak, pelaku lalu berjalan ke arah sungai kresek dan membuang buah hatinya sendiri ke sungai.

Rekontruksi terlaksana di perumahan polri untuk menghindari kerumunan. Pelaku mendapat jeratan pasal 341 KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sekedar diketahui, kasus pembunuhan bayi tersebut terjadi pada sabtu (14/8/2021) yang lalu. Jasad bayi warga temukan mengambang di aliran Sungai Kresek, Yang berada di belakang rumah pelaku. (me)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: