Connect with us

PON XX PAPUA

Disiplin Jadi Kunci Kemenangan Aceh Atas Jatim di Mata Fakhri Husaini

“ Saya tonton tiga rekaman pertandingan mereka, kemudian tadi malam saya tonton rekaman pertandingan saat kami kalah lawan mereka 4-0 di uji coba ”

Diterbitkan

pada

Pesepak bola Jawa Timur Dwi Mardiyanto (kiri) menendang bola dan dihalau pesepak bola Aceh Khairunnas (kanan) pada semifinal Sepak Bola Putra PON Papua di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/wsj. (ANTARA FOTO/ZABUR KARURU)

Jayapura – Pelatih kepala tim sepak bola putra Aceh Fakhri Husaini mengatakan kedisiplinan yang diperlihatkan para pemainnya menjadi salah satu kunci kemenangan yang mereka raih atas Jawa Timur dalam laga semifinal Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Menghadapi Jatim yang selalu menyapu bersih kemenangan di lima pertandingan sebelumnya, Aceh sukses menciptakan kejutan dengan mengunci kemenangan 2-1 di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Selasa.

“Saya tonton tiga rekaman pertandingan mereka, kemudian tadi malam saya tonton rekaman pertandingan saat kami kalah lawan mereka 4-0 di uji coba,” kata Fakhri selepas laga.

“Rasanya sulit untuk mencari kelemahan di tim Jawa Timur ini, mereka punya kedalaman skuat yang bagus, kualitas pemain hebat baik di sayap kanan kiri maupun striker.

“Tapi memang, anak-anak cukup disiplin dalam menjaga, terutama pemain-pemain sayap mereka,” ujarnya menambahkan.

Kemenangan Aceh didapat berkat gol apik yang dicetak Akhirul Wadhan disusul sepakan Muzakir memanfaatkan bola muntah, sementara Jatim hanya bisa membalas sekali melalui Dwiki Mardiyanto.

Jatim mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan lewat titik putih pada menit ke-83, tetapi top skor mereka Muhamad Faisol Yunus malah mengeksekusi bola terlalu tinggi di atas mistar gawang.

Fakhri juga memuji kinerja para pemainnya di lini tengah yang disebutnya mampu merespon dengan baik tiap kali Aceh kehilangan bola.

“Mereka cukup agresif, tiap kali hilang bola mereka langsung pressing lawan,” katanya.

Pada final nanti Aceh akan menghadapi tuan rumah Papua yang lolos setelah di laga semifinal lain yang berlangsung bersamaan di Stadion Mandala, Kota Jayapura, meraih mencukur Kalimantan Timur 5-1.

Di PON Papua, Aceh sudah pernah bertemu Papua dan kalah tipis 0-1 dari tuan rumah dalam babak enam besar Grup D.

Laga final kali ini tak ubahnya jadi ulangan partai puncak PON 1993 Jakarta, yang kala itu dimenangi oleh Papua.(gg/antara/*)

Continue Reading
Advertisement

Olahraga

Tiga Pemain Tim Sepak Bola PON Papua Diminati Klub Thailand

Diterbitkan

pada

Pemain tim PON XX Papua berfoto bersama dengan manajemen PT Freeport Indonesia setelah mendapat bonus Rp1 miliar dari PT Freeport Indonesia yang diserahkan Presiden Direktur Tony Wenas, Jumat (15/10/2021). ANTARA/Muhsidin/am.

Jayapura – Pelatih sepak bola PON Papua Eduard Ivakdalam mengungkapkan, ada tiga pemain PON XX Papua yang tampil memukau selama ajang pertandingan PON XX telah diminati klub profesional Liga Thailand.

“Satu dari tiga pemain yang diminta bisa bergabung dengan klub Thailand kapten tim yang juga top skore PON XX Papua Ricky Cawor,”ungkap pelatih tim PON Papua Eduard Ivak dalam menjawab ANTARA seusai menerima pemberian bonus Rp1 miliar dari PT Freeport Indonesia, Jumat.

Eduard Ivakdalam mengakui, tawaran klub luar negeri bagi pemain PON XX Papua merupakan peluang untuk karier masa depan atlet bersangkutan.

Namun sebagai pelatih PON Papua, menurut Eduard, ia hanya bisa mendengar keinginan klub untuk merekrut pemain muda Papua namun apakah atlet mau atau tidak akan diserahkan kepada pemain bersangkutan.

“Secara pribadi pelatih saya sangat senang jika ada anak asuhnya bermain di klub luar negeri. Ya, ini menyangkut karier maupun kesempatan tampil bersama klub di luar negeri,”ungkap eks kapten Persipura Jayapura itu.

Ia mengakui, selama pertandingan PON XX para pemain muda Papua tampil sangat prima dan konsisten di ajang PON XX sehingga mampu meraih tujuh kemenangan secara beruntun hingga meraih medali emas.

Eduard mengatakan, 29 pemain PON XX Papua berasal dari semua daerah dan punya kemampuan yang sangat bagus dan tampil prima membela tuan rumah Papua.

”Papua punya banyak bakat talenta sepakbola pada ajang PON XX Papua semua bermain bagus dan satu tujuan Papua juara. Ya, ini sudah dibuktikan,”ujarnya.(*)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: