
Kediri – Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Drs. Nur Muhyar, mengimbau masyarakat Kota Kediri, khususnya mereka yang masih berusia muda, LSM, hingga Ormas untuk lebih memfilter informasi yang berindikasi hoaks selama masa PPKM.
“Pemuda, LSM, dan Ormas jangan sampai terprovokasi. Hoaks ajakan demonstrasi ini tersebar oleh oknum tertentu agar situasi di Kota Kediri kacau. Jangan sampai upaya pemerintah menekan penularan Covid-19 dengan PPKM akhirnya gagal”, tegas Nur Muhyar.
“PPKM ini ibarat pil, pasti pahit untuk masyarakat laksanakan. Semakin berat karena ada oknum-oknum yang sengaja memancing di air keruh, agar Pemkot Kediri gagal dalam menjalankan PPKM”, tambahnya.
Nur Muhyar berharap pemuda, ormas, dan LSM, memanfaatkan PPKM dengan lebih berfikir kreatif mencari peluang-peluang. Baik dalam berkarya maupun dalam berinovasi, bergandeng tangan untuk penanganan pandemi Covid-19.
“Semua lebih baik menahan diri dulu. Kami paham banyak kegiatan dan hajat hidup masyarakat yang terganggu. Yang penting keselamatan nomor satu”, katanya.
“Terakhir saya berharap, bantu tetangga kanan kiri yang sedang tertimpa musibah. Pemuda, ormas, dan LSM bisa menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Tentunya banyak warga di sekitar kita, terutama yang sedang menjalankan isolasi mandiri butuh uluran tangan” tutup Nur Muhyar. (me)







