Connect with us

Jawa Timur

Diduga Sopir Mengantuk Dua Truk Terlibat Tabrakan di Nganjuk, Kedua Sopir Truk Alami Luka Parah

Diterbitkan

pada

Nganjuk – Terduga sopir truk ngantuk, dua truk tronton terlibat tabrakan di jalur Surabaya-Madiun, di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Akibat kejadian ini, kedua sopir yang terlibat tabrakan harus mendapat perawatan di rumah sakit. Perawatan tersebut terlaksana karena korban mengalami luka parah di bagian tangan dan kaki. Kejadian ini pun sempat membuat arus lalulintas di jalur Nganjuk- Surabaya mengalami kemacetan hingga hampir 1 jam.

Peristiwa  kecelakaan terjadi di jalan raya Nganjuk-Surabaya  tepatnya di Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Kecelakaan tersebut, melibatkan dua truk tronton bermuatan ekstrim dan air mineral.

Kecelakaan ini terjadi, saat truk bernomor polisi W 9526 US yang di kendarai Mukid. Warga Jombang dari arah Madiun melaju menuju arah Surabaya, hendak menyalip kendaraan lain di depannya.

Namun karena di duga mengantuk dan kurang konsentrasi. Truk tronton dari arah barat ini pun, melaju terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan datang dari arah berlawanan, sebuah truk dengan nopol L 8984 UU. Di kendarai Dodik Purwanto, warga Kabupaten Malang.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, peristiwa tabrakan ini pun tak terhindari. Kedua truk saling adu banteng, hingga kedua bagian depan truk rusak berat. Akibat kejadian ini, kedua sopir truk mengalami luka parah di bagian tangan dan kaki. Korban langsung di larikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat mengalami kemacetan hingga hampir satu jam. Untuk mengurai kemacetan, petugas kepolisian yang datang ke lokasi pun, langsung mengevakuasi badan truk ke tepi jalan. Peristiwa kecelakaan ini, kini telah dalam penanganan Satlantas Polres Nganjuk. (sh)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Satreskrim Polres Kediri Kota Amankan Kakek Setubuhi Keponakan Sendiri yang Masih Belia

Diterbitkan

pada

Sumber : Foto Muchtar Efendi Jurnalis Madu TV

Kediri – Sat Reskrim Polres Kediri Kota mengamankan tersangka CA, Warga Kecamatan Mojoroto Senin, (6/12). Hal itu karena pria berusia 61 tahun ini melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Mirisnya, korban tidak lain adalah TK yang merupakan keponakannya sendiri usia 17 tahun.

Kasi Humas Polres Kediri Kota, Iptu Henry Mudi Yuwono mengungkapkan, penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan JML, orang tua korban warga Kec. Loa Kulu, Kab. Kutai Kartanegara Kaltim. Sejak Januari 2021, TK tinggal di rumah pamannya di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Perbuatan bejat oleh CA itu terjadi pada September 2021 lalu di rumah pelaku di Kecamatan Mojoroto. Dari keterangan korban aksi bejat sang paman itu tidak hanya terjadi satu kali, namun telah berulang tiga kali di tempat yang sama.

“Berdasarkan pengakuan korban, perbuatan persetubuhan yang dilakukan tersangka tersebut sudah dilakukan sebanyak tiga kali,” ungkap Iptu Henri.

Mengetahui kejadian tersebut JML melaporkan jadian tersebut ke Satreskrim Polres Kediri Kota. Petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap CA, serta menyita barang bukti. Adapun barang bukti tersebut adalah sebuah daster milik korban.

Saat ini petugas Unit PPA Sat Reskrim Polres Kediri Kota masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Tersangka terjerat Pasal 81 ayat 1 UU RI No.17 tahun 2016 tentang perpu No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No.35 th. 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Tersangka masih menjalani penyidikan di Sat Reskrim Polres Kediri Kota untuk proses lebih lanjut,” ungkap Iptu Henry. (me)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: