Dewas KPK Sebut Nominal Uang Diterima ‘Lurah’ Pungli Rutan KPK senilai Rp 30-70 Juta

JAKARTA, MADU TV – Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar konferensi pers usai sidang kode etik terhadap 93 orang pegawai lembaga antirasuah tersebut terkait dugaan pungutan luar di Rumah Tahanan Negara KPK pada Rabu, 27 Januari 2024. Terdapat pidana 15 orang yang ditahan di Polda Metro Jaya dan 50 orang saksi menjalani proses pemeriksaan.

Albertina, anggota Dewan Pengawas KPK, menjelaskan bahwa ketiga ‘bos’ pungli yang disidang etik hari itu adalah Kepala Rutan (Karutan) KPK, Achmad Fauzi, Pelaksana Tugas (Plt) Karutan KPK Ristanta, dan Koordinator Kamtib Rutan KPK Sopian Hadi. Albertina mengungkap bahwa proses pemeriksaan etik di Dewan Pengawas KPK memiliki keterbatasan dalam pengusutan aliran uang. Namun, dari serangkaian pemeriksaan itu, Dewan Pengawas meyakini ada uang pungli rutan yang diterima Ristanta sebesar Rp 30 juta.

Albertina juga mengungkap bahwa Sopian Hadi mengakui menerima pungli sebesar Rp 70 juta. Namun, terdapat temuan berbeda saat Dewan Pengawas KPK mendalami aliran uang yang diduga diterima oleh Karutan KPK Achmad Fauzi. Dari hasil pemeriksaan, Dewan Pengawas tidak menemukan transaksi uang terkait pungli rutan di rekening Fauzi. Namun, hasil pemeriksaan etik menyatakan Achmad Fauzi terbukti lalai dan mendiamkan pungli yang sudah berlangsung lama di Rutan KPK.