Beranda Berita Dampak Sistem Zonasi SMP Negeri 2 Rejotangan Tulungagung Kekurangan Siswa

Dampak Sistem Zonasi SMP Negeri 2 Rejotangan Tulungagung Kekurangan Siswa

127
0

Pada masa penerimaan peserta didik baru tahun ini, sebuah sekolah menengah pertama negeri di Tulungagung, hanya mendapatkan 5 calon siswa baru. Sepinya pendaftar disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai dari lingkungan sosial, persaingan antar lembaga sekolah, hingga dampak kebijakan sistem zonasi.

Sampai dengan akhir masa pendaftaran penerimaan peserta didik baru, PPDB, serentak tahun ajaran 2019 ini, SMP Negeri 2 Rejotangan, Tulungagung, hanya mendapatkan 5 pendaftar.

Menurut pihak sekolah, sepinya pendaftar di sekolah ini disebabkan beberapa faktor. Diantaranya karakter sosial masyarakat sekitar, yang kebanyakan lebih memilih menyekolahkan anaknya di sekolah berbasis keagamaan. Kemudian persaingan antar sekolah, dimana smp ini dikepung sekolah negeri maupun swasta, dan juga terimbas kebijakan sistem zonasi.

SMP Negeri 2 Rejotangan yang membuka empat kelas, biasanya mendapat limpahan calon siswa dari sekolah-sekolah favorit. Setelah penerapan sistem zonasi, sekolah tersebut kini tidak bisa berharap banyak. Pembagian zonasi sekolah ini juga beririsan dengan beberapa sekolah lain, yang selama ini mendapatkan murid lebih banyak.

Berbagai upaya untuk mendapatkan lebih banyak murid, mulai dari keliling ke sekolah-sekolah dasar, hingga menemui tokoh desa telah dilakukan. Namun upaya tersebut juga tidak membuahkan hasil.

Dengan kondisi tersebut, sekolah yang memiliki fasilitas sama dengan sekolah-sekolah lain ini, mendapat kelonggaran dari dinas pendidikan setempat. SMP Negeri 2 Rejotangan, masih tetap menerima peserta didik baru, sampai dengan waktu pemuthakiran data pokok pendidikan, atau sekitar bulan September mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

+ 33 = 39