Covid-19 Belum Usai, RSDL Bangkalan Kembali Rawat 2 Pasien

61
Sumber : Foto Abraham Jurnalis MaduTV Nusantara

Bangkalan – Sabtu, (19/3/2022), setelah sempat seminggu lebih zero pasien, Rumah Sakit Darurat Lapangan Bangkalan / Rumah Isolasi OTG Provinsi Jawa Timur (RSDLB / RI-OTG Jatim) kembali merawat 2 orang pasien Covdi-19.

MS (53) seorang pria kiriman dari Liponsos. Pasien masuk RSDLB pada 18 Maret Pukul 11.45 WIB, diterima oleh perawat Lauchul Machfudoh, S.Kep., Ns. yang bertugas sebagai screener. Keludian pasien S (56) seorang perempuan asal Kota Reog yang berdomisili di Surabaya, masuk pada 19 Maret pukul 11.50 WIB diterima oleh petugas screening, Riffiatul Ummah, S.Kep.

Seperti disampaikan sebelumnya oleh Dr. Christrijogo Sumartono W, dr., Sp.An. (KAR), Koordinator Pelayanan Medis RSDL Bangkalan, hingga saat ini RSDLB tetap beroperasi dan menerima serta merawat pasien Covid-19. Belum ada instruksi apalagi putusan bahwa rumah sakit akan dihentikan operasinya.

“Dengan demikian, RSDLB tetap beroperasi seperti biasa. Silahkan bagi masyarakat yang dirinya atau keluarganya terpapar Covid-19 untuk menggunakan fasiltas yang disediakan pemerintah Provinsi Jawa Timur ini untuk proses penyembuhannya.” pungkas Dr Christrijogo.

Radian Jadid, Ketua Pelaksana Program Pendamping Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC-RSDLB) menjelaskan bahwa semenjak reaktivasi (8 Februari 2022), sudah 115 orang pasien yang dirawat. Sebanyak 113 sembuh dan 2 orang (1 laki-laki dan 1 perempuan) masih dirawat. Dengan demikian Bed Occupancy Rate (BOR) RSDL Bangkalan 0,56 persen.

Secara  keseluruhan, selama beroperasi mulai Juli 2021, dari data relawan pendamping PPKPC-RSDLB sudah tercatat ada 903 pasien masuk RSDLB. 2 orang masih dirawat, 825 dinyatakan sembuh, 30 orang dirujuk, dan 46 orang melanjutkan isoman dan semuanya sembuh. Hingga saat ini belum ada kejadian kematian (angka kematian 0) di RSDLB.

“Dengan kembali merawat 2 orang pasien, para nakes dan relawan serta semua personil RSDL Bangkalan tetap semangat dalam menjalankan tugas, hingga paripurna. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus berbakti untuk masyarakat dan bangsa. Tetap semangat jalankan protokol kesehatan 6 M, kita bergotong royong selesaikan pandemi Covid-19.” harap Jadid. (ab)