Bunda Ita Turut Buka Pagelaran Wayang Kulit Desa Pacewetan

Sumber : Hasil tangkapan layar Youtube MaduTV official

Nganjuk – Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77, Desa Pacewetan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk gelar kegiatan bersih desa dengan pagelaran wayang kulit yang berlangsung di Lapangan Desa Pacewetan.

Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, diadakan kegiatan selamatan atau doa bersama yang digelar di balai Desa Pacewetan, dengan tujuan kesejahteraan serta kemakmuran masyarakat Desa Pacewetan.

Acara pagelaran wayang kulit ini turut dihadiri oleh Bunda Ita, Kepala Desa Pacewetan beserta perangkatnya, seluruh kepala desa se Kecamatan Pace, jajaran Forpimcam Kecamatan Pace, Kapolsek Pace, Danramil Pace, serta seluruh tamu undangan yang hadir.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon Kongso Adu Jago yang didalangi oleh Ki Anom Dwijo Kangko berlangsung meriah. Terlihat antusias masyarakat Desa Pacewetan saat menonton pagelaran wayang kulit ini.

Di Desa Pacewetan sendiri pagelaran wayang kulit ini diadakan setiap tahunnya, namun sempat ditiadakan sekitar 3 tahunan dikarenakan wabah covid 19 yang melanda Kabupaten Nganjuk.

Terlihat, Bunda Ita turut membuka pagelaran wayang kulit tersebut dengan menyerahkan gunungan wayang kulit oleh Bunda Ita kepada Dalang Ki Anom Dwijo Kangko.

Kepala Desa Pacewetan Fajar Nusantoro mengaharapkan, kegiatan seperti ini bisa diadakan tiap tahunnya untuk memeriahkan hari kemerdekaan, serta dengan adanya acara bersih desa ini, masyarakat Desa Pacewetan diberikan perlindungan, keselamatan, adem ayem tentrem gemah ripah loh jinawi, guyub rukun, serta dijauhkan dari semua mara bahaya.

Sementara itu, menurut Bunda Ita, mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan uri uri budaya Jawa seperti pagelaran wayang kulit ini, serta mengharapkan masyarakat Desa Pacewetan tetap melestarikan kegiatan uri uri budaya Jawa ini, supaya kebudayaan tersebut tetap asri nan lestari, tentunya juga bisa menghibur masyarakat luas.

Usai penyerahan gunungan wayang kulit ini, dilanjut dengan pertunjukan wayang kulit yang memukau masyarakat Desa Pacewetan oleh Dalang Ki Anom Dwijo Kangko.(sh)