Beranda Berita Bulog Kedu Serap 57 Ribu Ton Beras

Bulog Kedu Serap 57 Ribu Ton Beras

63
0

Perum bulog subdivre 5 wilayah Kedu, Jawa Tengah, menargetkan penyerapan beras sebanyak 57 ribu ton dari petani, di tahun 2019, mulai dari beras kualitas medium, hingga beras kualitas premium. Target ini meningkat dari tahun sebelumnya, yakni 45 ribu ton. Kepala bulog subdivre 5 wilayah Kedu, Jawa Tengah, Nani Yulianti, pada senin 7 januari, memaparkan target penyerapan beras milik petani pada tahun 2019 sebesar 57 ribu ton, yang terdiri dari beras kualitas medium dan premiun. Bulog kedu tetap melakukan penyerapan beras petani, meskipun program beras sejahtera (Rastra) bagi masyarakat miskin sudah dihapus, agar arus usaha komersial tetap berjalan lancar. Lebih lanjut lagi, Nani menegaskan, pada tahun ini, target penyerapan beras ditingkatkan untuk mendorong daya serap yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Nani melanjutkan, penyerapan beras maupun gabah milik petani akan dimulai pada bulan Februari mendatang, karena pada bulan tersebut, beberapa wilayah kerja yang meliputi Kabupaten Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Kebumen, dan Magelang, akan memasuki masa panen padi. Namun, hingga saat ini, lanjut nani, pemerintah belum menentukan harga serap gabah dan beras. Untuk itu, pihaknya menyarankan pemerintah segera menentukan harga tersebut. Karena jika dibiarkan, maka serapan gabah dan beras petani oleh bulog akan terus merosot.
Berdasarkan inpres nomor 5 tahun 2015, harga pembelian pemerintah untuk Gabah Kering Panen (G-K-P) di tingkat petani dipatok sebesar 3.700 per kilogram. G-K-P di tingkat penggilingan 3.750 per kilogram, dan Gabah Kering Giling (G-K-G) di tingkat penggilingan 4.600 per kilogram. G-K-G di gudang bulog 4.650 per kilogram, serta hpp beras di gudang bulog 7.300 per kilogram.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here