Budidaya Buah Tin Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah Perbulan

199

Sidoarjo – Musim kemarau ternyata membawa berkah tersendiri bagi sejumlah petani buah tin di Sidoarjo, Jawa Timur. Buah tin, yang juga sering disebut sebagai “buah surga” ini, kini menjadi primadona dan mengundang antusiasme warga dari berbagai daerah. Kebun tin di Desa Sidomulyo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, sejak awal Agustus lalu telah ramai dikunjungi oleh para warga yang ingin memanen langsung buah tin dari pohonnya.

Ternyata, tanaman buah tin sendiri berasal dari Asia Barat, mulai dari pantai Balkan hingga Afghanistan, dan kini berkembang pesat di berbagai belahan dunia. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, tanaman buah tin mulai ditanam oleh warga sejak tahun 2016. Dari sekadar menjadi tanaman selingan di lahan pertanian warga, buah tin justru telah menjadi komoditas unggulan yang mampu menghasilkan cuan hingga 20 hingga 25 juta rupiah per bulannya, dengan penjualan yang masih dilakukan secara online.

Namun, untuk memastikan pertumbuhan buah tin yang baik, diperlukan metode bertani khusus yang lebih rumit dibandingkan dengan tanaman yang tumbuh di daerah tropis. Walaupun buah tin ini tumbuh subur di Sidoarjo, banyak pula pembeli yang datang dari berbagai kota di Nusantara untuk mendapatkan buah tin segar. Harga satu kilogram buah tin di pasaran mencapai dua ratus ribu rupiah.

Sebagian pembeli bahkan memiliki sensasi tersendiri saat membeli buah tin langsung dari kebun. Mereka juga merasa senang karena harga yang ditawarkan di kebun lebih terjangkau dibandingkan dengan harga di pasaran. Hal ini membuat wisata buah tin di kebun ini semakin menarik bagi para pecinta buah dan wisatawan.

Tidak hanya enak dan menguntungkan secara finansial, buah tin juga memiliki makna spiritual. Buah tin dipercaya sebagai “buah surga” karena disebutkan dalam kitab suci Alquran dan Alkitab. Selain itu, buah tin juga memiliki khasiat kesehatan bagi tubuh dan dapat membantu mencegah penyakit kanker. Oleh karena itu, tak heran jika kebun buah tin kini menjadi destinasi yang diserbu oleh warga dari berbagai daerah, tidak hanya dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Dengan keberhasilan petani buah tin di Sidoarjo ini, kita dapat melihat bagaimana pertanian yang cerdas dan berinovasi dapat membawa berkah bagi masyarakat. Semoga buah tin tetap menjadi sumber kebahagiaan dan kesejahteraan bagi petani serta terus menjadi bukti bahwa alam kita memiliki kekayaan yang luar biasa.