Connect with us

Blitar

Blitar – Pelaku Pencuri Susu dan Pemilik Toko Berdamai

Diterbitkan

pada

Blitar – Jajaran Kepolisian Polres Blitar melakukan Restorative Justice, atas kasus pencurian susu yang melibatkan dua emak-emak asal Kota Malang, pada pekan lalu. Kedua belah pihak baik, antara pemilik toko dan pelaku membuat surat perjanjian dan sama-sama saling memaafkan.

Pasca pihak Kepolisian Polres Blitar, merilis kasus pencurian susu, yang pelakunya melibatkan dua emak-emak pada pekan lalu. Hari ini ahkirnya polisi mempertemukan kedua belah pihak, antara korban pemilik toko dan kedua pelaku.

Atas kejadian tersebut korban telah memaafkan kedua pelaku. Apalagi mengetahui alasan mencuri karena memiliki bayi dan ada pihak keluarganya sedang sakit.

Pihak kepolisian mengambil langkah Restorative Justice atau perdamaian yang melibatkan pelaku dan mengambil korban, karena pelaku memiliki keluarga yang sakit. Bahkan salah satu pelaku juga memiliki anak yang masih berusia 3 bulan.

Sementara, Anik Listiani, pemilik toko mengaku iba dan berharap kepada kedua pelaku yakni Marsini dan Yuliati untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali.

Sebelumya, 2 emak-emak spesialis pencurian susu kemasan, yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Blitar. Ke dua pelaku warga Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang.

Kedua pelaku ditangkap karena kedapatan mencuri susu bayi di 2 toko kelontong yang ada di wilayah Kanigoro, Kabupaten Blitar. Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 bok susu bayi, minyak kayu putih, dan kopi dalam kemasan. (sk)

Continue Reading
Advertisement

Blitar

Seorang Pencari Ikan di Blitar Tewas Tersengat Alat Strum Ikan

Diterbitkan

pada

Blitar – Mencari ikan di sungai wajarnya orang lakukan degan menggunakan jaring atau pancing. Namun demikian, banyak yang menggunakan cara-cara berbahaya demi hasil melimpah. Seperti dengan cara setrum.

Andri Siswanto (33) Warga Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, tertemukan meningal dunia di sungai Mandesan saat mencari ikan. Ia terduga tersengat alat setrum ikannya sendiri.

Kasi Humas Polres Blitar Udhiyono mengatakan, pada hari minggu (24/10/2021) korban dan saksi sedang mencari ikan mengunakan setrum lalu saksi pulang duluan. Namun sejak minggu korban tidak pulang,setelah di cari korban ternyata sudah dalam kondisi meningal dunia di sungai.

“Jadi korban sejak minggu tidak pulang lalu pada Selasa sekiranya pukul 10. 00 Wib saksi mencari ternyata korban sudah meningal,” kata Kasi Humas Polres Blitar Udhiyono Rabu (27/10/2021).

Udhiyono menambahkan,mengetahui kejadian tersebut,lalu saksi melaporkan kejadian tersebut,ke Polsek Selopuro. Petugas yang mendapatkan laporan lalu mendatangi lokasi bersama tim identifikasi Polres Blitar.

“Dari hasil pemeriksaan petugas dari tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dugaan sementara meningalnya korban akibat tersengat setrum yang digunakan mencari ikan,” ujarnya

Sementara,pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi,pihak keluarga menerima sebagai musibah dan membawa korban ke rumah duka,” pungkasnya. (sk)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: