Blitar – Polres Blitar memiliki cara yang unik dalam memperingati hari Bhayangkara ke-75, yang sekaligus empati terhadap warga terdampak bencana gempa. Yaitu dengan memberikan kunci hasil bedah rumah di Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela, secara simbolis menyerahkan kunci hasil program bedah rumah kepada Mbah Tukinem. Ia merupakan warga yang terdampak bencana gempa, di Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Program bedah rumah Mbah Tukinem ini atas inisiasi polres Blitar. Rumahnya menjadi salah satu rumah yang mengalami kerusakan berat akibat gempa berkekuatan 5,9 skala richter yang berpusat di selatan Kabupaten Blitar, pada Mei lalu. Setelah rumahnya pemerintah bangunm Mbah Tukinem mengaku bersyukur dan senang. Sebab, kini kondisi bangunan rumahnya menjadi bagus, aman, dan layak untuk ditinggali.
Selain untuk memperingati hari Bhayangkara ke-75, penyerahan kunci hasil progrram bedah rumah oleh Polres Blitar ini, juga dalam rangka mengajak masyarakat agar kembali menumbuhkan semangat bergotong royong membangun Blitar. Dalam momentum tersebut, kepolisian Resort Blitar mengimbau agar masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19, serta mendukung pemerintah dalam mensukseskan program percepatan vaksinasi nasional, agar penyebaran wabah covid-19 dapat segera diakhiri.
Untuk diketahui, Mbah Tukinem tercatat sebagai warga penerima bantuan bedah rumah. Selain karena bangunan rumahnya rusak akibat gempa, juga tercatat sebagai kategori warga kurang mampu. (sr)







