spot_img
Sabtu, Maret 14, 2026
Beranda Bekasi Bekasi – Sejumlah Warga Geruduk Kantor Dewan Pendidikan

Bekasi – Sejumlah Warga Geruduk Kantor Dewan Pendidikan

270

Bekasi – Terduga banyak terjadi kecurangan saat proses penerimaan peserta didik baru via online tingkat SMA negeri. Sejumlah wali murid geruduk kantor Dewan Pendidikan Kota Bekasi, Jawa Barat. Kedatangan para wali murid ini untuk mengadukan temuan dalam tahapan pendaftaran siswa diantaranya jalur prestasi, zonasi, dan afirmasi atau siswa tidak mampu.

Seolah tak kunjung selesai, proses PPDB online tingkat SMA di Kota Bekasi terus menimbulkan masalah. Bahkan hal ini dapat menyulitkan wali murid untuk bisa menyekolahkan anaknya, guna mendapatkan hak pendidikan yang baik.

Sejumlah wali murid yang kecewa dengan indikasi kecurangan mendatangi kantor Dewan Pendidikan Kota Bekasi. Kedatangan wali murid ini guna mengadukan dugaan adanya praktek kecurangan dalam seleksi PPDB online. Tiga jalur PPDB online yang menjadi sorotan, yakni jalur prestasi, zonasi, dan afirmasi atau siswa tidak mampu. Terduga, dalam penyelesaian ada permainan tidak sehat.

Dalam audiensi dengan pihak Dewan Pendidikan, para wali murid menyerahkan berbagai bukti dugaan kecurangan. Di antaranya adalah temuan pendaftaran siswa di kode prestasi namun saat penerimaan masuk di kode jalur afirmasi atau orang tidak mampu. Dengan begitu seolah mengindikasikan hanya yang berduit yang bisa masuk sekolah negeri. Sementara untuk jalut zonasi banyak siswa tidak sesuai dengan jarak alamat rumah dengan sekolah.

Sementara itu, pihak dewan pendidikan Kota Bekasi membenarkan telah menerima banyak aduan terkait dugaan kecurangan saat pendaftaran PPDB online. Dengan banyaknya aduan ini Dewan Pendidikan akan melakukan verifikasi dan berupaya untuk menindaklanjuti aduan para warga dengan pihak terkait seperti Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat.

Para wali murid medesak agar praktek dugaan kecurangan dalam proses PPDB online ini bisa terungkap. Dengan begitu, sistem dalam PPDB online memang murni sesuai dengan aturan yang diterapkan. (am)