Connect with us

Bencana

Basarnas Bali Libatkan Satu KRI TNI AL dalam Pencarian KM Liberty 1

Diterbitkan

pada

Pencarian korban tenggelam KM Liberty 1 oleh Basarnas Bali, Rabu (27/10/2021). (ANTARA/HO-Basarnas Bali)

Denpasar – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) berencana melibatkan unsur TNI dengan mengerahkan satu KRI untuk membantu proses pencarian KM Liberty 1.

“Tentunya unsur TNI-Polri telah siap untuk rencana perbantuan. Rencananya dari unsur TNI juga akan mengerahkan satu KRI untuk membantu dan menguatkan proses pencarian KM Liberty 1,” kata Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada dalam siaran persnya di Denpasar, Bali, Rabu malam.

Ia mengatakan hingga saat ini Basarnas Bali telah melanjutkan kembali pencarian terhadap 9 orang ABK yang masih dinyatakan hilang pada Rabu pagi, (27/10) sekira pukul 06.00.

Upaya pencarian dengan mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Arjuna 229 dilakukan dari Pelabuhan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menuju search area tenggelamnya KM Liberty 1 yaitu di perairan utara Bali.

“Benar pencarian hingga sore hari ini kami maksimalkan dengan pengerahan satu unit RIB dari Pelabuhan Celukan Bawang. Sebelumnya sudah ada KN SAR Arjuna 229 untuk menyisir dari arah utara yaitu perairan Sapeken menuju arah selatan Buleleng. Namun cuaca di lokasi sempat hujan lebat menyebabkan jarak pandang tim rescue menjadi tidak maksimal,” katanya.

Sesuai dengan perhitungan SAR Maps yang sudah dikalkulasi melalui aplikasi dan sistem kemungkinan besar korban sudah terbawa arus menuju arah barat dan barat laut. Pencarian akan diperluas sampai utara bali bagian barat.

“Kami akan lihat efektivitas dari operasi SAR ini, sekiranya perhitungan SAR Maps telah tercover semua dan tidak membuahkan hasil tentunya pencarian akan dihentikan, namun apabila ada lokasi – lokasi yang mungkin dicurigai belum tercover maka pencarian akan dievaluasi kembali,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan informasi terkini dari 9 orang ABK, beberapa korban hanya mengenakan alat apung seadanya seperti drum dan alat apung lainnya dan sisanya menggunakan life jacket.

“Hal ini juga menjadi kendala bagi kami, karena korban tidak berkumpul di satu titik atau di atas liferaft. Sehingga ada kemungkinan terjadi tebaran dari 9 korban ini yang arahnya tidak bisa kita prediksi,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa pencarian akan dioptimalkan hingga dua sampai tiga hari ke depan sesuai dengan SOP Basarnas.

Sebelumnya, diketahui bahwa KM Liberty 1 lepas sandar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Jumat, (22/10) pukul 00.07 WIB dini hari menuju Reo Flores NTT. Namun pada Sabtu, (23/10) pukul 22.07 Wita kapal yang berjenis cargo ini tenggelam karena dihantam badai di perairan utara Bali.(antara/*)

Continue Reading
Advertisement

Bencana

Tim Relawan Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru Terjebak Cuaca Tak Kondusif

Diterbitkan

pada

Sumber : Hasil tangkap layar Youtube Redaksi Madu TV

Lumajang – Tim relawan gabungan termasuk Basarnas Senin (6/12) berangkat untuk mengevakuasi korban yang berlum ditemukan pasca erupsi Gunung Semeru Sabtu (4/12) sore. Namun, setelah di puncak terjebak cuaca yang fluktuatif dan berangin hingga turun kembali menunggu di Desa Curah, Kobokan, Lumajang, Jatim.

Tim relawan menunggu hingga cuaca kondusif karena ada korban yang belum ditemukan dan yang terjebak di mobil belum terselamatkan.

Salah satu tim relawan mengatakan, mereka telah melakukan pencarian dari pagi dan sempat naik ke tempat evakuasi. Namun karena medan yang cukup berat dan cuaca kurang kondusif tim kembali turun dan menunggu di Curah Kobokan Lumajang.

Sementara kondisi jalan kini sudah bisa dilewati meskipun lumpur masih tebal dan relawan yang melintas harus tetap waspada. (red)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: