spot_img
Sabtu, Maret 14, 2026
Beranda Banyuwangi Banyuwangi – Capai 20 Ton Sebulan, Arang Banyuwangi Tembus Pasar Nasional

Banyuwangi – Capai 20 Ton Sebulan, Arang Banyuwangi Tembus Pasar Nasional

290

Banyuwangi – Permintaan arang yang masih tinggi, membuat pabrik pembuatan arang asal Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, terus memacu laju produksinya. Bahkan produksi mencapai puluhan ton perbulan. Bisnis turun temurun lintas generasi tersebut, saat ini mampu menembus pasar nasional dengan omzet hingga puluhan juta rupiah.

Satu persatu potongan kayu yang dari penjuru Banyuwangi, dipilah menurut ukuran dan kualitasnya sebelum menjalani tahapan proses pembakaranya. Pabrik pembuatan arang milik Sholeh, warga Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, yang sudah ada sejak puluhan tahun, menjadi salah satu penyangga pasar arang di bumi nusantara. Meskipun mayoritas masyarakat saat ini beralih menggunakan gas melon. Akan tetapi, tidak mempengaruhi permintaan arang yang justru meningkat setiap tahunnya. Saat ini, Sholeh mampu memproduksi arang hingga dua puluh ton perbulannya.

Masih mempertahankan cara tradisional, menggunakan tempat mirip bunker Jepang sebagai tungku pembakaran. Kayu yang sudah terpilah-pilah, ditumpuk dan disusun dengan metode sejajar, agar pembakaran berjalan maksimal. Kayu ini membutuhkan suhu hingga seribu derajat celcius dalam proses pembakaran yang membutuhkan waktu hingga 15-20 hari dalam proses tersebut.

Sholeh menuturkan, tidak mengalami kesulitan besar untuk mendapatkan bahan baku. Lantaran melimpahnya kayu olahan di Banyuwangi. Dalam menjalankan bisnisnya, Sholeh terbantu dengan enam orang karyawan. Kini, usaha miliknya sudah melayani permintaan yang datang dari dalam maupun luar Banyuwangi.

Untuk satu karung yang berisi 28 kilogram arang, Sholeh menjual dengan harga 98.000 rupiah. Harga ntuk satuan ecer yang berkantong plastik adalah 3.750 rupiah. Dalam satu bulan, usaha miliknya mampu meraup omzet hingga dua puluh juta rupiah. (aw)