Bangkalan – Demo Mahasiswa Di Kantor DPRD Bangkalan ricuh

Bangkalan – Demo Mahasiswa Di Kantor DPRD Bangkalan ricuh

Ratusan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi demo di kantor dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) detempat. aksi massa tersebut di warnai aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas kepolisan.

Ratusan mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat berujung bentrok dengan pihak kepolisian.

Bentrok tersebut berawal dari keinginan massa aksi masuk menerobos pagar pihak kepolisan untuk menemui pimpinan DPRD , Namun pihak kepolisian tetap menghadang, sehingga terjadi saling dorong.

Kericuhan ini terjadi karena pihak dewan hanya memperbolehkan perkawalin masuk 20 orang , namun mahasiswa tetap bersikukuh untuk masuk semua .

Mahasiswa ini menuntut mempersoalkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang dinilai tidak tepat sasaran kepada penerima yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, mereka juga merasa miris melihat beberapa bangunan sekolah yang sudah tidak layak huni, namun tidak ada gerakan untuk memperbaikinya.

Menurut korlap aksi KIP, di Bangkalan tidak tepat sasaran dan juga ada sekolah di beberapa kecamatan yang rusak, namun tidak kunjung diperbaiki.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan menyampaikan, bentrok saling dorong tersebut disebabkan terjadi miskomunikasi antara massa dan pihak kepolisian.

Pihaknya memperbolehkan masuk ke dalam kantor dewan dengan catatan hanya 20 orang. Namun karena keinginan massa aksi masuk semua, maka polisi menghadang, sehingga terjadi bentrok.

Dengan terjadinya bentrokan tersebut, pihaknya meminta maaf kepada massa aksi. Berharap ke depan, tidak akan terjadi lagi saling dorong dengan kepolisian.

Selain menemui dewan perwakilan rakyat mahasiswa juga membakar ban di tengah jalan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Disdik bangkalan.