Surabaya – Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah setempat mengirim live location melalui aplikasi WhatsApp saat libur Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Ini sekaligus mengantisipasi bepergian ke luar kota. Nanti pengiriman ke grup WA masing-masing dinas,” ujar Kepala BKD Jatim Indah Wahyuni ketika memberikan konfirmasi kepada wartawan di Surabaya, Senin.

Kebijakan tersebut sebagai tindak lanjut imbauan pemerintah terkait pergeseran hari libur dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW, dari Selasa (19/10) ke Rabu (20/10).

Artinya, seluruh ASN wajib masuk seperti biasa pada Selasa, lalu libur pada keesokan harinya.

Tindak lanjut tersebut juga diikuti melalui Surat Edaran Gubernur Jatim Nomor 850/3695/204.3/2021 tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021.

Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengingatkan larangan ASN untuk cuti dan bepergian saat libur Maulid pada 18-22 Oktober 2021.

“Tanggal 19 Oktober nanti adalah Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, libur peringatannya adalah pada 20 Oktober 2021. Berdasarkan SE Menteri PAN-RB Nomor 13/2021 ASN mendapat larangan bepergian dan cuti selama 18-22 Oktober 2021,” tulis laman Instagram Kemenpan RB.

Kemenpan RB juga mengingatkan sanksi yang bisa ASN  terima bagi yang masih melanggar aturan cuti. Bahkan bepergian selama hari libur nasional 2021 dalam masa pandemi Covid-19. Sementara itu, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan keputusan pemerintah menggeser hari libur Maulid Nabi. Penggeseran perayaan Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW dari Selasa (19/10) menjadi Rabu (20/10) bertujuan mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus COVID-19.

“Kami menggeser itu untuk menghindari masyarakat memanfaatkan hari kejepit itu sehingga orang keterusan (liburan). Oleh karena itu, kami coba (menggeser) itu, walaupun memang (kasus COVID-19) sudah rendah, tapi tetap antisipatif,” kata Wapres. (Antara/fa)