Connect with us

Jawa Timur

ABK Asal Tulungagung Jadi Korban Kapal KM Liberty 1 yang Tenggelam di Perairan Bali Utara

Diterbitkan

pada

Tulungagung – Keluarga salah satu anak buah kapal KM liberty 1, asal Tulungagung, menunggu kepastian hasil pencarian tim Basarnas. Perwakilan pihak keluarga telah berangkat ke Surabaya untuk mengetahui kepastian informasi dari perusahaan. Sebanyak 9 ABK belum tertemukan hingga saat ini. Kapal tersebut tenggelam di perairan Bali Utara.

Kediaman keluarga matheis maoni teo, di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Matheis merupakan salah satu anak buah kapal, ABK, KM liberty 1, yang tenggelam di Perairan Bali Utara. Matheis bersama 8 orang ABK lain masih belum ditemukan. Dari total 15 ABK, baru 6 0rang yang berhasil ditemukan.

Pihak keluarga menerima informasi hilangnya korban kemarin siang. Selanjutnya pihak perusahaan meminta keluarga untuk bersabar dan menunggu informasi lebih lanjut terkait proses pencarian. Perwakilan pihak keluarga kemudian memutuskan berangkat ke perusahaan tersebut di surabaya, untuk mencari informasi.

Korban baru pulang ke rumah sekitar seminggu lalu. Korban kemudian berpamitan kembali ke Surabaya untuk persiapan berangkat. Ia sudah bekerja di kapal ini sejak sebelum menikah. Pria asli alor, NTT ini bekerja di bagian serah terima barang. Pihak keluarga berharap korban berhasil tertemukan dalam keadaan selamat dan pulang ke rumah.

Sebelumnya KM liberty 1 dengan jurusan Surabaya – Lembar mengalami tenggelam di perairan bali utara. Sebanyak 15 ABK kapal tersebut berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat dari kapal. Namun baru 6 ABK yang berhasil tertemukan selamat. Proses pencarian hingga saat ini masih berlangsung. (bp)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Terjun di Zona Merah, Tim Gabungan BPBD Kediri Berhasil Evakuasi Korban

Diterbitkan

pada

Sumber : Hasil tangkap layar Youtube Redaksi Madu TV

Lumajang – Tim Gabungan Relawan BPBD Kota Kediri diterjunkan di zona merah pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Sebelum keberangkatan, tim menggelar apel pemberangkatan tim SAR penyisiran dan evakuasi korban erupsi Gunung Semeru Senin (6/12) di lapangan Desa Sumberwuluh. Tim SAR gabungan terdiri dari TNI, POLRI dan Relawan.

Pencarian korban difokuskan di zona merah Gladak Perak yang mengalami kerusakan paling parah. Di mana jembatan putus dan jalan tertutup material longsoran letusan.

Basarnas memberikan tugas kepada Tim Gabungan Relawan BPBD Kota untuk melakukan proses evakuasi di ring zona merah Gladak Perak karena daerah tersebut rawan luncuran lahar dingin awan panas dan longsoran material letusan.

Ketua DPD PEKAT IB, Roy Kurnia Irawan mengatakan, mereka melakukan proses evakuasi di zona merah. Setelah sampai di lokasi, tim langsung melakukan proses penyisiran dari rumah ke rumah mencari korban yang mungkin belum sempat mengungsi.

Namun, tiba-tiba terjadi luncuran lahar dingin dan awan panas disertai bau belerang. Usai tim melakukan koordinasi dengan Ketua FPRB, Joko/Aji, tim memutuskan membawa sekitar 20 warga (lansia, wanita dan balita) untuk kembali ke posko pengungsi.

Selama dua hari di zona merah tim berhasil mengevakuasi sekitar 30 warga dengan menggunakan ambulance dan mobil evakuasi milik BPBD. (red)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: