Connect with us
header

Olahraga

Aji: Vaksinasi Solusi Kepastian Kompetisi

Diterbitkan

pada

Aji Santoso memberikan instruksi sebelum memulai latihan tim. Aji mengajak seluruh elemen suporter untuk mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah guna mempercepat kepastian kompetisi. Foto : Persebaya

Surabaya – Kompetisi musim 2021-2022 menjadi serba tak menentu. Setelah PSSI dan PT Liga Indonesia Baru menunda jadwal kick-off Liga 1. Untuk keluar dari kondisi sekarang, Aji Santoso mengajak peran serta Bonek. Bagaimana caranya?

“Di kondisi sekarang saya mengajak suporter untuk mematuhi segala peraturan pemerintah. Saya juga mengajak suporter untuk segera vaksin,” ungkap pelatih Persebaya Aji Santoso.

Mantan juru taktik timnas Indonesia tersebut mengingatkan pentingnya kegiatan vaksinasi bagi suporter. Karena dapat berdampak langsung pada penyelenggaraan kompetisi. Masih menurut Aji, jika seluruh suporter Indonesia sudah divaksin, maka secara otomatis membantu pemerintah dalam menangani pandemi dengan mempercepat herd immunity.

“Bayangkan seluruh suporter di Indonesia divaksin. Itu sama dengan memvaksin ratusan ribu sampai jutaan warga Indonesia. Karena kan sepak bola salah satu olah raga paling populer di sini,” tuturnya.

Sementara itu, hampir seluruh pemain Persebaya sendiri telah menjalani vaksinasi. Mayoritas mendapatkan jatah vaksin saat berlaga di turnamen pramusim Piala Menpora. Kini hanya menyisakan empat pemain asing yang masih belum mendapatkan kesempatan untuk disuntik vaksin Covid-19. Rencananya dalam waktu dekat manajemen akan mencari solusi agar legiun asingnya segera divaksinasi.

Persebaya sendiri telah mengadakan dua kali vaksin massal. Yang pertama Bajol Ijo bekerjasama dengan pihak Kodam V Brawijaya. Sedangkan pekan lalu giliran Polrestabes Surabaya yang mempercayakan Persebaya menyalurkan jatah vaksin. Total sudah 1000 orang yang divaksin lewat dua kali program vaksinasi tersebut. (*/ed:yr)

MaduTV on Facebook

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming