Ada Apa..? Puluhan Emak Emak Kader Datangi Kantor Kelurahan Campurejo

524

Kediri (madu.tv)—Puluhan emak emak Kader mendatangi kantor Kelurahan Campurejo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Emak emak Kader warga Campurejo tersebut, mendatangi kantor kelurahan,Kamis (10/12/20)pagi untuk mempertanyakan perihal pemindahan,dan pengeluaran kader tanpa alasan yang jelas atau sepihak

Selain itu, mereka juga menganggap bahwa dalam proses pemindahan dan pengeluaran kader yang dilakukan terkesan otoriter.

Dalam lampiran surat yang ditujukan kepada kelurahan Campurejo, menjelaskan keluhan “emak emak” kader tersebut, diantaranya, Koordinasi penataan kader terkesan OTORITER dengan tidak melibatkan koordinator yg masih menjabat dan semua ketua pos.maupun bidan wilayah

Dari keterangan, salah satu Kader TP PKK Kelurahan Campurejo, yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, kemarin bu lurah selaku ketua TP PKK 1 tahun ini, sudah dianggap berlaku sewenang- wenang terhadap kader kelurahan.

“Beliau bertindak secara otoriter dengan memindah, mengeluarkan, dan menggeser kader semaunya tanpa adanya kordinasi dengan kordinator, ketua pos ataupun, bidan wilayah. Dan yang membuat kader sakit hati, karena bu lurah selalu mungucapkan kata kata “Saya yang berwenang disini dan Saya Punya Wewenang”, kata salah satu kader campurejo saat dikonfirmasi, melalui chat Watshappnya,Jum’at (11/12/20)

Lebih lanjut, masih jelasnya, padahal kader itu kerja sosial tidak mendapat honor dari kelurahan.

“Jadi sifat otoriter bu lurah dan tidak bijaksananya kepala kelurahan dalam menyikapi sikap istrinya (bu lurah) itu yang dipermasalahkan oleh kader

“Kepala Kelurahan harus bisa membedakan kapan saatnya beliau jadi seorang kepala kelurahan dan kapan saatnya beliau jadi suami.

“Kemarin pak lurah janji untuk merubah keputusan bu lurah yang sudah membentuk struktur baru tanpa melibatkan kordinator, Bidan wilayah dan juga tapos. Itu hanya dijadikan sebuah konsep dan akan diperbaiki dengan mengumpulkan seluruh kader yang hadir saat itu. Tapos (ketua pos), kordinator yang masih menjabat sampai akhir Desember, dan bidan wilayah untuk membuat struktur yang baru, “ungkapnya.

Dirinya menambahkan, untuk deadline Puskesmas terakhir tanggal 15, struktur sudah harus siap karena mau dikirim ke dinas.

“Jika sampai tanggal tersebut, kita tidak diajak musyawarah yang dijanjikan Kepala kelurahan kemaren, kita mau mengkasuskan hal ini, “ucapnya.

Dengan adanya keluhan tersebut, Kepala Kelurahan Campurejo Sukarji, menjelaskan, bahwa itu bukanya protes, tapi pihak kelurahan akan menindak lanjuti dengan melakukan kordinasi lebih lanjut.

“Kita akan menindak lanjuti dengan melakukan kordinasi untuk tahun 2021, “jawabnya.(*tim)