Beranda Berita 70 Persen Jamaah Haji Kota Kediri Resiko Tinggi

70 Persen Jamaah Haji Kota Kediri Resiko Tinggi

39
0

70 Persen Jamaah Haji Kota Kediri Resiko Tinggi

Untuk diketahui, jamaah haji Kota Kediri masuk dalam kloter 39 yang akan diberangkatkan oleh Walikota Kediri, pada tanggal 18 Juli pukul 17.00 WIB di aula Muktamar Lirboyo Kediri. Selanjutnya, jamaah menuju ke Embarkasi Surabaya dan diterbangkan ke Madinah 19 Juli pukul 21.00 WIB. Jamaah kemudian dijadwalkan sampai ke Madinah, pada 22 Juli pukul 03.45 waktu Arab Saudi.

Ratusan jamaah haji Kota Kediri kini memasuki tahap bimbingan manasih haji. mereka harus menjalani enam kali bimbingan manasih di tingkat kantor urusan agama, KUA, masing-masing dan dua kali manasik haji dari kantor Kementerian Agama Kota Kediri.

Tjitjik Rahmawati, kasi haji dan umroh kantor kementerian agama Kota Kediri mengatakan, seluruh koper jamaah sudah dikirim dari jakarta sejak minggu lalu dan langsung didistribusikan kepada masing-masing jamaah. Selanjutnya, pada tanggal 18 Juli pukul 09.00 pagi, koper jamaah sudah harus terkumpul di kantor kementerian agama.

Jumlah jamaah haji Kota Kediri yang berangkat pada musim haji tahun ini sebanyak 262 orang, terdiri dari 132 pria dan 139 wanita. Untuk jamaah haji paling tua berusia 77 tahun bernama Salsabila asal kelurahan bangsal, pesantren. Sedangkan jamaah termuda adalah Mohammad Najiul, 32 tahun dari Kelurahan Lirboyo, Mojoroto.

Ditambahkan Tjitjik, dari 262 orang jamaah haji, 70 persen diantaranya masuk kategori resiko tinggi, karena harus mendapat pendampingan obat-obatan. Tetapi, dipastikan tidak ada jamaah yang mengalami sakit parah.

Sebanyak 262 orang jamaah haji Kota Kediri Jawa Timur akan diberangkatkan menuju ke tanah suci, pada tanggal 18 Juli 2019 mendatang. Dari jumlah tersebut, 70 persen diantaranya dinyatakan masuk kategori resiko tinggi, karena harus mendapatkan pendampingan obat-obatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

− 2 = 1