4 Anak dari Keluarga Asal Banyuwangi Terlahir dengan Satu Huruf

216

Banyuwangi – Tidak ada yang berbeda dari keluarga yang satu ini. Gelak tawa bahagia menghiasi saat menikmati santai sore seperti keluarga umumnya. Namun, di balik itu semua, ada perbedaan tersembunyi dan unik dari keluarga kecil ini.

Keempat anak dari pasangan Sukarni dan Wahyunignsih, pasangan asal Dusun Tapaklembu, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu ini terlahir dengan satu huruf alias satu abjad. Simple dan supaya mudah diingat, menjadi alasan Sukari dan Wahyuningsih sepakat memberi nama empat buah hatinya dengan satu abjad saja.

Nama unik keempat anaknya itupun terpampang jelas dan tercatat di kartu keluarga (KK) Sukari yang dikeluarkan Dispendukcapil Kabupaten Banyuwangi, pada 21 April 2021. Dimulai dari anak pertama diberi nama V, kemudian anak kedua J, ketiga L, dan si bungsu diberi nama N.

Tak pelak, hal ini pun memancing pertanyaan dari sejumlah kalangan. Bahkan, sejumlah tokoh agama pun sempat menanyakan tentang penamaan singkat keempat anaknya tersebut. Celetukan nama adalah doa, hilir mudik masuk ketelinga Sukari meski intensitasnya tak terlalu sering.

Meski namanya singkat, bukan berarti prestasi mereka sesingkat nama yang diberikan kedua orang tuanya. Buktinya, anak pertama dan kedua pernah menyabet sejumlah kejuaraan bergengsi tingkat kabupaten. Dimana anak pertama pernah menyabet runner up kejuaraan olimpiade Mipa pada tahun 2017, serta kejuaraan Sains tingkat kabupaten.

Sang adik yakni, J, juga menyabet gelar runner up tingkat kabupaten. Berbeda dengan sang kakak yang moncer di bidang akademik, J justru berhasil menjadi juara dua di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di kelas panahan.

Prestasi ini pun membuat kedua orang tuanya bangga dan bersyukur sudah mendidik anak-anaknya dengan baik. Pasangan ini pun berharap anak ke tiga dan keempat nantinya bisa mengikuti jejak prestasi dari kedua kakaknya. (aw)