Beranda Berita KAI WASPADAI 18 TITIK RAWAN BANJIR DAN LONGSOR

KAI WASPADAI 18 TITIK RAWAN BANJIR DAN LONGSOR

456
0
PT Kereta Api Indonesia (KAI) daerah operasi (DAOPS) 9 jember mencatat ada 18 titik rawan bencana di sepanjang jalur kereta api, selama musim hujan di wilayah Kabupaten Pasuruan hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Ada dua jenis bencana yang diantisipasi selama musim hujan, yakni bencana banjir dan tanah longsor. Sejumlah petugas penjaga daerah rawan (PDR) bersiaga di belasan titik tersebut selama 24 jam. Memasuki musim penghujan, PT. KAI DAOPS 9 Jember, melakukan pengawasan dan perbaikan jalur kereta api di wilayahnya, mulai pasuruan hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Sejumlah petugas diterjunkan untuk melakukan pengecekan, perawaatan dan perbaikan di jalur kereta api yang dianggap rawan seperti yang tampak di kilo meter 35 atau di kawasan Baratan, Kecamatan Patrang, Jember, rabu siang. Berdasarkan data dari humas PT. KAI 9 jember, terdapat 18 titik rawan bencana banjir dan tanah longsor di sepanjang jalur kereta api selama musim hujan di wilayahnya, yakni mulai Kabupaten Pasuruan hingga Banyuwangi. Kawasan yang rawan terdampak bencana alam tanah longsor berada di jalur jember hingga banyuwangi karena merupakan kawasan perbukitan dan rel kereta api di wilayah DAOPS 9 rata-rata berada di dataran tinggi sehingga rawan longsor. Sementara untuk kawasan yang rawan banjir berada di Kabupaten Pasuruan dan Bangil. Ke 2 jenis bencana tersebut harus diantisipasi sejak dini selama musim hujan karena karena dapat membahayakan perjalanan kereta api. Guna mengantisipasi hal tersebut, DAOPS 9 Jember telah menyiapkan petugas penjaga daerah rawan (PDR) di belasan titik tersebut selama 24 jam dan apabila ditemukan potensi yang membahayakan perjalanan kereta api, maka petugas itu akan melapor kepada pusat pengendali kereta api.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

80 − = 76