17 KK Terdampak Bandara, Akhirnya Menerima Ganti Rugi

Kediri – Sebanyak 17 kepala keluarga (KK) terdampak pembangunan proyek strategis nasional Bandara Kediri menerima ganti rugi. 17 KK dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Grogol, Banyakan dan Tarokan menyetujui appraisal yang diajukan senilai 16 juta per ru.

Kepastian tersebut didapat setelah melakukan pertemuan tertutup dengan pihak BPN Pemrakarsa (bank tertunjuk), pihak pemdes Grogol di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) desa, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

Nurul Anis Kholifah mengatakan, harga tersebut kita diterima karena sudah berjuang dengan melayangkan gugatan ke pengadilan namun juga ditolak.

Selain itu, dari hasil pertemuan tertutup, setiap bidang juga diberi kontrak senilai 25 juta sebagai pengganti agar warga segera pindah.

Sementara, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kediri Andreas Royadi menjelaskan, dari pertemuan tertutup disepakati jika tanah warga dihargai 16 juta per ru dengan total sebesar 34 milyar.

Kepala Desa Grogol Suparyono juga membenarkan jika dalam pertemuan sudah ada kesepakatan warganya dengan pihak pelaksana proyek Bandara Kediri.

Sebelumnya, warga sebanyak 17 KK menuntut harga 42 juta per ru. Mereka tidak setuju dengan menilai appraisal pembebasan lahan 16 juta per ru yang diklaim masih berada di bawah harga pasaran. (me)