spot_img
Rabu, Maret 25, 2026
Beranda BERITA VIDEO Upaya Pemkab Madiun Tekan Angka Stunting, Menko PMK Beri Apresiasi Penuh

Upaya Pemkab Madiun Tekan Angka Stunting, Menko PMK Beri Apresiasi Penuh

206

Madiun – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, ikuti Dialog Stunting di Pendopo Kantor Kecamatan Mejayan, Jumat, (11/3/2022).

Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami mengatakan, Pemerintah menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen. Di Kabupaten Madiun sendiri prevalensi stunting berada di angka 15,9 persen, sehinggga setidaknya kurang 1,9 persen lagi untuk memenuhi target yang ditentukan.

Semetara itu, Muhadjir mengatakan, stunting memiliki efek besar tidak hanya pada pertumbuhan fisik, namun juga perkembangan otak. Ia mengapresiasi upaya Pemkab Madiun yang terus berupaya menekan angka stunting dengan kekompakan semua unsur. Beliau menambahkan, prevelensi secara nasional sekarang 24,6 persen. Dua tahun terakhir rata-rata mengalami penurunan 1,7 persen, Presiden Jokowi memiliki target pertahun turun 3 persen.

Perlu diketahui, langkah-langkah untuk memerangi stunting terdapat dalam Perpres 72 Tahun 2021. Di antaranya adalah melalui pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu dan bayi sejak 1000 hari awal kehidupan, ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak serta memenuhi kebersihan. Demikian pula halnya keberadaan jamban yang terawat kebersihannya menjadi kelayakan kesehatan.

Setelah melaksanakan kegiatan dialog stunting, Menko PMK dan Bupati Madiun mendatangi sejumlah rumah warga di Desa Ngadirejo Kecamatan Wonoasri.

Warga yang tercatat sebagai keluarga penerima manfaat didatangi dan diwawancarai terkait penyaluran bantuan sosial (Bansos) di desa tersebut untuk mengecek realisasi lapangan penyaluran Bansos. Pasalnya, Pemerintah menargetkan penyaluran Bansos agar terealisasi 100% pada akhir bulan Maret Ini.

Menko PMK mengatakan sesuai Instruksi Presiden capaian realisasi penyaluran Bansos sudah mencapai 93 persen. (red)