
BONDOWOSO, JAWA TIMUR – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Bondowoso menggelar konferensi pers guna mengumumkan pengungkapan kasus narkoba jaringan antar kota di Jawa Timur. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Bagus Purnama,SH dan berhasil mengungkap sembilan tersangka dalam sebulan terakhir.
Kegiatan konferensi pers berlangsung di Markas Kepolisian Resort (Mako Polres) Bondowoso pada Kamis (16/11/2023). Kapolres Bondowoso AKBP Bimo Ariyanto,SH.S.I.K, melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Bagus Purnama,SH, menyampaikan informasi mengenai operasi tersebut.
“Pada hari ini, kita akan merilis hasil ungkap dari Satreskoba Polres Bondowoso dalam satu bulan ini. Total sembilan tersangka telah berhasil diungkap, terdiri dari delapan laki-laki dan satu perempuan,” ujar Kasat Reserse Narkoba AKP Bagus Purnama.
Dari sembilan tersangka tersebut, dua kasus terkait dengan narkotika dengan tiga tersangka, satu di antaranya merupakan pengedar dan dua lainnya merupakan pemakai. Sementara empat kasus lainnya terkait dengan peredaran farmasi dengan enam tersangka, yang semuanya merupakan pengedar. Operasi ini mencakup jaringan antar kota hingga ke Pulau Madura.
Kasat Reserse Narkoba AKP Bagus Purnama, yang berasal dari Probolinggo, menegaskan bahwa proses penyelidikan dan penindakan kasus ini dilakukan dengan profesional dan berdasarkan prosedur hukum yang berlaku. Hukum akan ditegakkan tanpa pandang bulu bagi siapapun yang terlibat dalam tindak pidana narkotika.
Selain itu, pihak kepolisian juga aktif memasyarakatkan konsep “Kampung Tangguh Narkoba” di desa-desa dan memberikan edukasi tentang bahaya narkoba di sekolah-sekolah pondok pesantren di Kabupaten Bondowoso. Tujuannya adalah agar masyarakat lebih sadar akan bahaya narkoba dan bersedia melaporkan informasi terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba kepada aparat kepolisian dan penegak hukum lainnya.
Pihak kepolisian berharap agar masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan penyelundupan dan peredaran gelap narkoba segera melaporkannya kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti. Langkah-langkah tegas ini diharapkan dapat mengurangi peredaran narkoba dan membantu menjaga keamanan serta kesejahteraan masyarakat Bondowoso dan sekitarnya.








