spot_img
Kamis, April 30, 2026
Beranda Garut Terpisah Selama 70 Tahun, “Nek Ola” Istri Tentara di Kalimantan Akhirnya Bertemu...

Terpisah Selama 70 Tahun, “Nek Ola” Istri Tentara di Kalimantan Akhirnya Bertemu Sang Adik di Garut

373

Garut – Suasana haru menyelimuti pertemuan nenek berusia 96 tahun dengan kedua adik dan keluarganya yang terpisah selama 70 tahun.

Kisah ini bermula saat Nek Ola, Warga Garut, Jawa Barat, memilih tinggal di Kalimantan Barat mengikuti almarhum suaminya yang bekerja sebagai anggota TNI. Namun, sayangย semasa hidupnya di tengah perjuangan kemerdekaan RI ia kehilangan jejak alamat di Garut. Tak satupun surat yang dikirim sampai ke Garut saking lamanya bahkan sempat dianggap telah tiada oleh keluarganya di Garut.

Jumat (18/2) dinihari, mobil travel membawa Nek Ola dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta tiba di depanย kantor Desa Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi Garut, Jawa Barat.

Kehadiran nenek berusia 96 tahun ini sudah dinanti-nanti oleh adik-adiknya dan semua keluarga. Sejumlah warga bersama perangkat desa setempat pun turut menyambut kedatangan Nek Ola.

Rupanya, di tengah kedatangan perempuan kelahiran 1932 itu ada kisah yang menarik dan haru.

Betapa tidak, selama setengah abad lebih nek Ola Yang tinggal di Kalimantan Barat harus terpisah dengan tiga adik kandung dan keluarganya di Garut. Mereka seakan tak percaya jika Nek Ola yang bahkan sempat dianggap telah tiada kini sudah pulang ke kampung halaman di Garut.

Aparat desa, babinsa dan anggota DPRD turut menyambut Nek Ola yang kemudian dibawa ke ruang desa. Hal itu untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan swab antigen oleh TKM Satgas Penanganan Covid-19 Desa Suka Karya.

Lama tak pernah menginjakkan kaki di tanah Garut, Nek Ola lantas bertemu adik kandung lainnya di rumah kelahirannya.

Sekitar tahun 1952, Nek Ola yang berusia 29 tahun menikah dengan anggota TNI bernama Dahlan dan berpindah tugas ke Desa Dangau Kalimantan Barat.

Alhamarhum suami Nek Ola sempat bergabung dalam misi perang untuk kemerdekaan RI pada Operasi Sambalat Masa Penjajahan Jepang.

Sering ia mengirim surat untuk keluarganya di Garut namun tak pernah sampai. Hal sama juga dialami keluarga di Garut yang kehilangan jejak dan komunikask bersama Nek Ola.

Berkat adanya paguyuban asli Garut Buana Nusantara dan sejumlah warga Desa Dangau Kalimantan Barat, awal bulan Februari kemarin akhirnya Nek Ola menemukan keberadaan keluarganya di Garut. Ia bahkan sempat berkomunikasi lewat media seluler. Hingga akhirnya memutuskan pulang ke Garut dan Jumat dini hari tadi sudah bertemu keliarga nya.

Nek Ola kini mempunyai dua orang anak dan cucu. Ia pun mempunyai tiga orang adik kandung di Garut yang sudab berusia lanjut. Kisah Nek Ola pun mendapatkan perhatian dari salah seorang anggota DPRD yang turut menyambut.

Kini Nek Ola tinggal bersama adik kandungnya, Aisyah di Kampung Citereup, Desa Suka Karya, Kecamatan Banyuresmi, Garut. Ia berharap bisa berkumpul selamanya dan tak pernah terpisahkan lagi. (red)