spot_img
Sabtu, Maret 21, 2026
Beranda BERITA VIDEO Seorang Warga di Nganjuk Diduga Menceburkan Diri Ke Sungai Brantas, Tim Terjunkan...

Seorang Warga di Nganjuk Diduga Menceburkan Diri Ke Sungai Brantas, Tim Terjunkan Dua Penyelam dan Perahu Karet

278

Nganjuk – Tragedi yang menimpa Agus Slamet Ariadi, seorang warga Dusun Jati, Desa Jatikalen, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, sungguh menggetarkan hati masyarakat setempat. Kejadian ini terjadi saat Agus Slamet Ariadi, yang berusia 57 tahun, diduga nekat menceburkan diri ke Sungai Brantas di Desa Dawuhan, Kecamatan Jatikalen, Nganjuk.

Peristiwa tragis ini berawal ketika korban berada di tambangan penyebangan sejak pukul 07.00 WIB. Kemudian, pada pukul 10.30 WIB, tiba-tiba Agus Slamet Ariadi menceburkan diri ke Sungai Brantas. Kejadian ini menjadi sorotan karena salah satu warga yang hendak menyeberangi sungai menggunakan perahu tambangan menjadi saksi atas tindakan nekat korban.

Saksi tersebut segera memberitahu operator perahu tambangan, yang selanjutnya melaporkan kejadian tragis ini kepada kepala desa setempat. Tanggap dan sigap, Tim Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan lainnya segera meluncurkan operasi penyelamatan.

Dalam operasi pencarian yang dipimpin oleh Dewa Arya, Dantim Operasi Basarnas Pos SAR Trenggalek, patugas dari Basarnas, BPBD, dan relawan lainnya bekerja keras untuk mencari korban. Dua penyelam dan dua perahu karet diterjunkan ke Sungai Brantas untuk melakukan pencarian. Meskipun mereka menghadapi tantangan jarak pandang yang terbatas akibat keruhnya air Sungai Brantas, tim pencari tidak menemui kendala yang berarti.

Dua hari setelah peristiwa tragis itu terjadi, Agus Slamet Ariadi akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sebelah utara Sungai Brantas dari lokasi kejadian. Penemuan tersebut membawa kesedihan mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan keselamatan saat melakukan aktivitas di sekitar sungai. Kita harus selalu waspada terhadap bahaya yang bisa mengintai, terutama di tempat-tempat yang memiliki potensi risiko seperti Sungai Brantas. Semoga tragedi ini juga menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri dan sesama saat berada di sekitar air.