
BOJONEGORO – Aksi protes ratusan warga Desa Margoagung, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, pada Kamis, 16 November sore, menuntut Sekretaris Desa setempat untuk mengundurkan diri dari jabatannya telah menciptakan perhatian yang signifikan dalam masyarakat. Aksi ini dipicu oleh dugaan perselingkuhan yang melibatkan Sekretaris Desa dengan seorang janda, yang membuat warga merasa kecewa dengan kepemimpinan Sekretaris Desa yang mereka dambakan.
Seorang warga yang ikut serta dalam aksi protes tersebut menjelaskan bahwa mereka hanya ingin mendapatkan klarifikasi dari Sekretaris Desa terkait isu yang ramai beredar. Sayangnya, Sekretaris Desa memilih untuk melaporkan warganya ke Polres Bojonegoro ketika warga menggeruduk rumahnya sebelumnya. Tindakan ini membuat Sekretaris Desa dinilai tidak lagi menjadi pengayom masyarakat Desa Margoagung.
Sejak insiden tersebut, Sekretaris Desa tampaknya mangkir dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai pejabat desa. Kepala Desa Margoagung telah beberapa kali memanggil Sekretaris Desa untuk memberikan penjelasan, namun Sekretaris Desa tidak pernah datang. Kepala Desa mengumumkan bahwa jika pada tanggal 17 November Sekretaris Desa tidak datang lagi, maka tindakan peringatan atau pemberhentian akan diberikan.
Warga Desa Margoagung berharap agar situasi ini dapat diselesaikan dengan baik dan adil. Mereka menginginkan transparansi dan kejelasan terkait isu yang telah menjadi sorotan masyarakat. Semoga, melalui dialog yang konstruktif, masalah ini dapat diatasi sehingga perdamaian dan kedamaian kembali merajai Desa Margoagung. Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan informasi yang terkini kepada masyarakat.








