Sleman – Titik awal pembangunan trase Yogyakarta-Bawen seksi satu, tepatnya Yogyakarta-Simpang Susun Banyurejo, berada di Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Proyek pembangunan bakal melewati tiga kapanewon dan enam kalurahan di Kabupaten Sleman.
Lokasi lahan yang dibersihkan untuk groundbreaking pembangunan tol Yogyakarta-Bawen berada di RT 03 Padukuhan Sanggrahan. Lokasi tersebut semula adalah permukiman padat penduduk.
Setelah pembayaran uang ganti rugi, warga di RT 03 Padukuhan Sanggrahan secara perlahan pindah dan membangun rumah baru. Pada pertengahan Maret 2022, sisa rumah warga mulai diratakan menggunakan alat berat menjadi bidang besar dan terpisah jalan yang digunakan untuk groundbreaking juga menjadi titik pertemuan dengan proyek pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo.
Sekretaris Daerah DIY R. Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan rasa bahagia dan bangganya atas sejarah groundbreaking jalan tol pertama di DIY. Harapannya, dengan dibangunnya jalan tol penghubung DIY, Jawa Tengah dan sekitarnya di Pulau Jawa akan memperlancar transportasi barang, logistik maupun penumpang.
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen memiliki total panjang 75,82 Km dengan periode konsesi selama 40 tahun dan nilai investasi sebesar 14,26 Triliun. Jalan tol ini akan melintasi Provinsi Jawa Tengah sepanjang 68,17 Km dan DIY sepanjang 7,65 Km. (red)








