spot_img
Jumat, Maret 20, 2026
Beranda Lampung Sebuah Minimarket Ketahuan Menimbun Minyak Goreng Bersubsidi

Sebuah Minimarket Ketahuan Menimbun Minyak Goreng Bersubsidi

248

Pringsewu – Salah satu minimarket di daerah Pringsewu, Lampung diduga melakukan penimbunan minyak goreng. Temuan tersebut berdasarkan hasil sidak oleh DPRD Pringsewu bersama Satpol PP Pringsewu, Senin (14/2/2022).

Dipimpin Ketua Komisi II DPRD Pringsewu Maulana M Lahudin, Ketua Komisi IV Suryo Cahyono dan Sekretaris Komisi II Anton Subagiyo.

Tim bersama sejumlah personel Pol PP Pringsewu ini mendatangi minimarket yang berada di seberang Mapolsek Pringsewu Kota.

Saat meninjau minimarket ini, tim mendapati display minyak goreng satu harga dalam kondisi kosong. Pegawai menginformasikan bahwa minyak goreng sudah habis, meskipun minyak goreng diinformasikan datang setiap hari. Namun, saat tim hendak melihat gudang minimarket, sejumlah pegawai terlihat panik.

Mereka berupaya memindahkan minyak goreng dari dalam gudang, baik kemasan 1 liter maupun 2 liter. Atas temuan itu, tim langsung mengamankan puluhan minyak goreng tersebut.

Maulana M Lahudin mengungkapkan, ketika pihaknya masuk ke minimarket tersebut, stok di galeri penjualan kosong. Saat ditanyakan ke pegawai, lanjut Maulana, disebutkan stok minyak goreng satu harga telah habis.

Akan tetapi, begitu tim akan mengecek ke gudang, ditemukan tumpukan minyak di pojok ruangan yang sedang direnovasi. Tidak hanya itu, pihaknya juga masih mendapati minyak goreng di gudang ritel tersebut. Ia menuturkan, di minimarket tersebut pihaknya menemukan sebanyak 56 liter minyak goreng satu harga. Terdiri dari kemasan 1 liter dan 2 liter berbagai merek.

Sementara itu, pegawai minimarket beralasan minyak goreng tersebut merupakan stok untuk penjualan ayam goreng. Sehingga minyak goreng ini tidak masuk dalam stok penjualan.

Anton Subagiyo menyatakan, sepengetahuannya minyak goreng satu harga itu merupakan produk subsidi yang digulirkan untuk masyarakat. Tidak hanya untuk dirasakan oleh kelompok orang tertentu.

Kondisi tersebut juga terjadi di minimarket depan RS Mitra Husada Pringsewu. Tim sidak mendapati 24 liter minyak goreng di gudang minimarket tersebut. Alasannya pun sama, minyak goreng ini tidak masuk stok penjualan. Namun sebagai persediaan penjualan ayam goreng di ritel modern tersebut. Total minyak goreng yang ditemukan di gudang mencapai 80 liter. (red)