
SURABAYA – RSUD dr Soetomo Surabaya, Jawa timur, Senin (16/3/2026), memastikan pelayanan tetap berjalan selama libur Lebaran Idulfitri 2026.
Seluruh ruang perawatan dan tenaga kesehatan telah disiapkan menyambut pasien libur lebaran.
Dirut RSU dr Soetomo Prof Dr dr Cita Rosita SpKK(K) mengatakan, mengantisipasi lonjakan pasien, rumah sakit menyiagakan 7.088 petugas dan 957 on call selama Libur Lebaran.
“Untuk ketersediaan tempat tidur pasien kami menyiapkan 1.188. Sebetulnya bisa di-extend, tapi semoga tidak diperlukan extend,” ungkap Prof Cita kepada wartawan di RSU dr Soetomo.
Pihak rumah sakit juga mewaspadai lima situasi utama, termasuk potensi kecelakaan mudik, penularan penyakit di kerumunan, makanan kedaluwarsa, peningkatan kunjungan IGD, serta dampak era JKN terhadap akses layanan.
“Data tahun sebelumnya menunjukkan kasus terbanyak saat Lebaran adalah gangguan metabolik dan nonkecelakaan. Sehingga kami telah menyiapkan obat serta fasilitas untuk mengantisipasi lonjakan pasien kronis dan lainnya,” imbuhnya.
Menurut Cita, ada empat situasi yang diwaspadai selama Libur Lebaran. Pertama terkait kepadatan arus mudik yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Kedua, kerumunan massal di terminal, pusat perbelanjaan, dan pusat rekreasi, berpotensi penularan penyakit khususnya saluran napas,” ujarnya.
Sedangkan ketiga menurut Cita, makanan kemasan dengan potensi kadaluarsa, berpotensi menimbulkan gangguan saluran cerna.
“Keempat, klinik atau sarana Pelayanan Kesehatan banyak yang tutup, berpotensi meningkatkan kunjungan ke IGD dan Kelima, era JKN, mengurangi kendala biaya masyarakat untuk datang ke Pusat Layanan Kesehatan,” kata Cita.
Mengantisipasi lonjakan pasien, RSUD dr Sutomo sudah menyiapakan semua layanan mulai dari tenaga kesehatan, alat hingga ruangan yang siaga 24 jam.
“Hal itu dilakukan memastikan layanan kesehatan tetap beroperasi 24 jam penuh bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red/Ris)








