
Jember – Pada acara yang berlangsung meriah, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dengan penuh semangat mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk bersama-sama meningkatkan nilai tambah petani dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan koperasi. Lebih dari sepertiga dari masyarakat Jawa Timur bekerja sebagai petani, dan menurutnya, kunci untuk meningkatkan pendapatan petani adalah dengan tidak berhenti pada tahap panen saja.
“Petani kita harus terus berinovasi, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, dan berperan aktif dalam koperasi. Inilah cara yang akan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi kita semua,” ujar Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, dengan penuh keyakinan.
Tentunya, tidak ada yang bisa dipungkiri bahwa terdapat beberapa evaluasi yang perlu dilakukan guna memaksimalkan peran koperasi sebagai salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan di Jawa Timur. Masih terdapat kendala-kendala yang ditemukan di berbagai koperasi di tiap unitnya. Salah satunya adalah masih banyak masyarakat yang lebih suka mengelola usaha secara individu.
Andromeda Qomariah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur (Diskop-UKM Jatim), menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mendukung terlaksananya Hari Koperasi ke-76 Provinsi Jawa Timur serta memperkuat sinergi antara pusat dan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong semangat “Bangga Berkoperasi” yang merupakan tema dari Hari Koperasi tahun ini dan mempercepat pelaksanaan gerakan nasional “Bangga Buatan Indonesia.”
Bupati Jember, Hendy Siswanto, menyambut baik kegiatan ini dan berharap dengan adanya dukungan ini, koperasi di Kabupaten Jember dapat menjadi lebih baik lagi. Ia juga mengingatkan agar koperasi tidak hanya fokus pada sektor pembiayaan, tetapi juga dapat berperan dalam sektor riil, pariwisata, UMKM, dan produk pertanian.
Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari berbagai wilayah di Jawa Timur tersebut turut dimeriahkan dengan beragam penyerahan fasilitasi bagi koperasi, termasuk fasilitasi badan hukum koperasi, program kredit sejahtera (PROKESRA), sertifikasi ritel, sertifikasi halal Jember, bukti kepesertaan BPJS, santunan BPJS, penerima beasiswa BPJS, serta penghargaan bagi para pemenang Lomba Koperasi Berprestasi yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.
Semangat Indonesia Maju terasa begitu kental dalam acara tersebut. Dengan partisipasi aktif seluruh masyarakat, terutama petani, diharapkan koperasi dapat berperan lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait, akan menjadi kunci utama bagi kemajuan koperasi dan pembangunan ekonomi yang inklusif di provinsi ini. Mari bersama-sama memajukan Indonesia melalui semangat berkooperasi yang kuat!








