Gianyar – Masyarakat di seputar Banjar Tebesaya, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali dikejutkan oleh petir yang keras saat hujan mengguyur pada Minggu, (20/3/2022) sekitar pukul 14.00 WITA.
Sebuah pelinggih di Pura Dalem Puri di kawasan utara Banjar Tebesaya terbakar. Diduga kebakaran tersebut akibat atap pelinggih yang terbuat dari ijuk tersambar petir.
Berdasarkan himpunan Polsek Ubud, sekira Pukul 13.40 WITA, Jero Mangku Gusti Ngurah Putra sedang berada di areal Pura Dalem Puri untuk mempersiapkan sarana dan prasarana Banten Upacara Hari Suci Kajeng Kliwon Wuudan.
Sekira pukul 14.00 WITA, turun hujan lebat, angin kencang, kilatan petir dan suara gemuruh sangat keras. Setelah suara hilang, Mangku Putra dikejutkan oleh kobaran api di ujung atap pelinggih.
Belakangan diketahui, bahwa pelinggih yang terbakar tersebut merupakan gedong penyimpenan. Tak banyak yang bisa dilakukan, akhirnya Mangku Putra keluar untuk memberitahu dan meminta tolong kepada warga di luar pura untuk memadamkan api.
Pos Dinas Pemadam Kebakaran Ubud yang tak jauh dari lokasi pun mendapatkan laporan tersebut. Akhirnya, sebanyak empat unit mobil damkar dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar Pukul 14.10 WITA. Sebelum air disemprotkan petugas, mereka sempat mengira bahwa api akan dipadamkan oleh derasnya hujan. (red)








