spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda BERITA VIDEO Pertamina dan Warga Tempurejo Kediri Capai Kesepakatan, Tutup Sementara SPBU dan Uji...

Pertamina dan Warga Tempurejo Kediri Capai Kesepakatan, Tutup Sementara SPBU dan Uji Lanjutan Sumur Tercemar

267

Kediri – Pertamina Patra Niaga dan warga yang terdampak pencemaran air telah melakukan pertemuan yang sangat penting. Dalam pertemuan tersebut, pihak Pertamina dengan tegas menyampaikan hasil pengujiannya yang telah dilakukan dengan lab independen. Hasil uji baku mutu air yang dilakukan oleh DLHK Kota Kediri juga menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya pencemaran minyak dalam air.

Sebelumnya, sumur Bu Sulastri telah menjadi perhatian publik karena viralnya sebuah video yang menunjukkan potensi pencemaran minyak di sana. Namun, pengetesan yang dilakukan oleh pihak Pertamina dan DLHK sebelum pertemuan ini telah memastikan bahwa tidak ada cemaran minyak yang ditemukan.

Dalam upaya untuk memberikan kejelasan lebih lanjut kepada warga, Pertamina meminta persetujuan warga untuk melakukan penelitian menyeluruh terhadap sumur Bu Sulastri. Penelitian ini akan disaksikan oleh seluruh warga yang terdampak pencemaran air. Langkah ini menunjukkan komitmen Pertamina untuk transparan dan bekerja sama dengan warga dalam menyelesaikan masalah ini.

Selama proses penelitian, Pertamina juga akan melakukan pengosongan tangki SPBU Tempurejo, yang diyakini menjadi sumber potensial pencemaran. Untuk sementara waktu, SPBU ini akan ditutup sebagai tindakan pencegahan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri, Ashari, mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Pertamina dalam menangani masalah ini. Dia menyambut baik keputusan untuk melanjutkan penelitian khusus terhadap sumur Bu Sulastri sesuai dengan keinginan warga.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pihak-pihak yang sangat relevan, antara lain Section Head Communication Relation Patra Niaga Jatimbalinus, Taufiq Kurniawan; Sales Branch Manager Kediri I, Muhammad Rizal; Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri, Ashari; serta Kepala Kelurahan Tempurejo beserta perangkat RT/RW dan 14 kepala keluarga yang terdampak air tercemar.

Dengan kerja sama yang baik antara pihak Pertamina, pemerintah daerah, dan warga, diharapkan masalah pencemaran air ini dapat segera diselesaikan dan lingkungan sekitar kembali aman dan sehat bagi seluruh masyarakat. Semua pihak terlibat berkomitmen untuk menjaga kualitas air dan lingkungan yang baik demi kepentingan bersama.