Jakarta – Beginilah kondisi kemacetan arus lalu lintas di beberapa titik ruas jalan di wilayah DKI Jakarta, diantaranya jalan D.I Panjaitan, dan Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, rabu sore. Nampak antrian kendaraan roda dua maupun roda empat menyemut di ruas jalan. Pemandangan seperti ini kerap terlihat pada pagi maupun sore hari, tepatnya pada waktu jam berangkat maupun pulang kerja.
Menurut data dari live traffic tomtom traffic index, pada pukul 09.30 pagi tadi, rata rata angka indeks kemacetan di Jakarta sejak pukul 07.00 hingga 09.00 wib berada di kisaran 59% sampai yang terparah 63%. Angka indeks tersebut menunjukkan tambahan durasi perjalanan yang harus dialami pengendara akibat macet. Oleh karena itu, angka indeks kemacetan Jakarta yang berada pada kisaran 59-63% tersebut lebih tinggi dibanding saat sebelum pandemi. Pasalnya pada tahun 2019 lalu, indeks kemacetan Jakarta pada tanggal dan waktu yang sama berada di angka 58-60%.
Pengendara mengatakan, bahwa mereka kemacetan saat ini dinilai lebih parah dibandingkan sebelumnya adanya pandemi covid 19, tepatnya pada tahun 2019 lalu. Pasalnya, jika jarak tempuh dari rumah ke tempat kerja biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit, namun kini waktu tempuh pengendara bertambah menjadi satu jam lebih. Hal ini tentunya cukup memusingkan para pengendara. Kemacetan ini mulai terasa setelah pandemi covid 19 berakhir, pasalnya pada masa pandemi lalu arus lalu lintas sempat lengang lantaran sejumlah pekerja bekerja dari rumah atau wfo.
Sementara, diketahui Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menutup 27 putaran balik atau u-turn yang tersebar di lima wilayah demi mengurangi kemacetan. Penutupan akan dilakukan bertahap hingga juni nanti. Penutupan u-turn ini akan dievaluasi selama 3 bulan hingga nantinya ditutup permanen. Sebelum putaran balik ditutup permanen, Dishub DKI akan menggunakan water barrier.
Selain menutup u-turn, Dishub Dki juga akan mulai mengatur arah jalan. Dishub menargetkan pada semester pertama ini untuk upaya menekan kemacetan di Jakarta.








