
Banyuwangi – Masjid Al Amien di Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, berduka. Sebuah kotak amal, di dalamnya diperkirakan berisi 400 sampai 500 ribu rupiah, sukses digondol oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab.
Pelaku yang tidak dikenal ini sebenarnya hampir terjaring dalam kepanikan warga setelah aksinya terbongkar. Namun sayang, dia berhasil meloloskan diri, meninggalkan sebuah kendaraan bermotor Honda Supra 125 di belakang.
Menurut keterangan saksi mata, Firman Arif, awal mula pengungkapan aksi pencurian ini bermula dari suara yang dianggap mencurigakan, mirip dengan suara gembok yang patah, yang berasal dari dalam masjid tersebut sekitar pukul 23.00. Firman, yang rumahnya hanya berjarak lima meter dari masjid tersebut, lantas bergegas menuju sumber suara tersebut.
Firman mengaku sempat bertemu dan memegang tangan terduga pelaku saat hendak naik ke lantai dua masjid. Namun, pelaku berhasil melepaskan diri dan melarikan diri ke arah timur, yaitu ke arah SPBU Genteng Wetan dan lari ke sawah. Meski Firman berteriak ‘maling’, dan warga berkumpul untuk mengejar, namun pelaku berhasil lolos karena waktu yang sudah larut malam.
Firman menduga bahwa pelaku adalah orang yang sama yang telah beberapa kali mencuri barang-barang di masjid tersebut, seperti mesin sedot air dan lainnya. Pelaku, menurut deskripsi Firman, berbadan kurus, berusia di bawah 30 tahun, dan tingginya sekitar 160 cm.
Kasus ini kini telah ditangani oleh kepolisian yang sedang melakukan penyelidikan dan mengejar terduga pelaku. Beberapa barang bukti, termasuk sepeda motor jenis Honda Supra X 125 dengan plat nomor DK 5373 BX, satu buah gembok, satu buah linggis, dan satu buah tang yang digunakan pelaku untuk merusak gembok kotak amal Masjid Al Amien, telah diamankan oleh pihak kepolisian.








