Kediri –ย Puluhan massa menggelar aksi demo di depan kantor dinas sosial kabupaten kediri jalan mayor bismo kota kediri. Massa menuntut pembubaran e-waroeng. Pasalnya, masyarakat penerima manfaat, dana bansos kemensos ri, diarahkan dan diancam harus belanja di e-waroeng.
Dengan membakar ban bekas, puluhan massa lsm menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor dinas sosial kabupaten kediri, yang berada di jalan mayor bismo kota kediri.
Massa menuntut agar masyarakat penerima bansos bpnt yang diberikan tahun ini secara tunai diberikan kebebasan dalam berbelanja di waroeng, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Massa juga menuntut pembubaran e-waroeng.
Dalam aksinya, massa membawa banner dengan berbagai tuntutan. Seperti berikan rakyat kebebasan jangan diancam, uang bpnt hak rakyat bukan e-waroeng, dana bpnt jangan dibuat ladang korupsi.
Dalam orasinya, massa meminta kepada dinsos jangan mengarahkan atau bahkan mengancam masyarakat untuk berbelanja di e-waroeng. Biarkan masyarakat berbelanja di mana saja.
Dalam aksi itu api yang mulai terus membesar, oleh petugas kepolisian dipadamkan menggunakan tabung pemadam alias alat pemadam ringan, dan juga diseprot dengan air. Agar tidak mengganggu pengedara yang melintas.
Massa aksi ditemui oleh plt kadinsos. Di hadapan massa, slamet turmudi menyatakan jika pihaknya membebaskan masyarakat berbelanja di mana saja, yang penting untuk berbelanja sembako. (me)








